Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Prabowo: Integrasi Program Kunci Tekan Kemiskinan

M Ilham Ramadhan Avisena
12/2/2026 21:58
Prabowo: Integrasi Program Kunci Tekan Kemiskinan
Suasana permukiman padat penduduk di kawasan Kebon Melati Tanah Abang, Jakarta.(Dok. MI/Susanto)

PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan pentingnya integrasi program-program strategis pemerintah sebagai langkah percepatan pengentasan kemiskinan. Penegasan itu disampaikan dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, (12/2).

Dalam rapat tersebut, pemerintah membahas strategi agar berbagai program prioritas tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terhubung dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan dampak kebijakan lebih efektif dan berkelanjutan.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengatakan pihaknya melaporkan kepada Presiden mengenai perlunya merangkaikan program-program unggulan agar saling terintegrasi.

"Kami juga menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto supaya dari BP Taskin merangkaikan program-program strategis beliau dari Makan Bergizi Gratis, Kampung Nelayan, program perumahan, kemudian program yang lain-lain itu supaya bisa berbicara satu sama lain sebagai satu ekosistem. Tadi kami sampaikan kepada beliau dan beliau menerima laporan," ujar Budiman kepada pewarta. 

Menurutnya, Prabowo memberikan arahan agar pengentasan kemiskinan dilakukan secara komprehensif. Ia menilai penguatan kelembagaan ekonomi rakyat menjadi faktor krusial agar masyarakat yang sudah keluar dari kemiskinan tidak kembali terpuruk.

"Tadi arahan-arahan Pak Presiden adalah pengentasan kemiskinan nggak mungkin terjadi, orang terentaskan itu bisa jadi jatuh miskin kalau lembaga seperti Koperasi, Kampung Nelayan nggak diperkuat," ungkapnya.

Selain penguatan kelembagaan, aspek finansial dan produktivitas juga menjadi perhatian. BP Taskin mengusulkan agar program-program tersebut memiliki fondasi ekonomi yang kuat sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kami juga menganjurkan bahwa bagaimana supaya Kampung Nelayan, Koperasi, segala macam juga bisa kuat secara finansial, dan aktivitas produktif bisa didorong, kemudian masyarakat, anggota-anggota bisa merasakan. Kami menyampaikan beberapa usulan dan diskusi dengan Bapak Presiden, Bapak Presiden akan memberikan arahan lebih lanjut. Kita tunggu saja arahan dari beliau ya," jelas Budiman.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya