Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Profil Juda Agung: Rekam Jejak Wamenkeu Baru dan Misi Sinergi Fiskal-Moneter

 Gana Buana
05/2/2026 20:40
Profil Juda Agung: Rekam Jejak Wamenkeu Baru dan Misi Sinergi Fiskal-Moneter
Profil Juda Agung yang kini resmi dilantik jadi Wamenkeu.(MI/Ihfa Firdausya)

Penunjukan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) pada awal Februari 2026 menandai babak baru dalam pengelolaan ekonomi Indonesia. Sebagai sosok yang besar di lingkungan bank sentral, kehadiran Juda di Lapangan Banteng, markas Kementerian Keuangan,diharapkan mampu mempererat harmonisasi antara kebijakan fiskal dan moneter yang sering kali menjadi tantangan besar bagi negara berkembang.

Siapa Juda Agung?

Juda Agung adalah seorang ekonom senior dan teknokrat murni yang telah mendedikasikan lebih dari tiga dekade kariernya di sektor keuangan. Lahir di Pontianak pada 16 Agustus 1964, ia dikenal sebagai figur yang tenang namun memiliki ketajaman analisis yang luar biasa dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Sebelum menjabat sebagai Wamenkeu, ia merupakan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang membidangi kebijakan makroprudensial.

Riwayat Pendidikan: Dari IPB hingga Gelar Doktor di Inggris

Pendidikan Juda Agung mencerminkan kombinasi antara latar belakang sains yang sistematis dan keahlian ekonomi yang mendalam. Ia memulai perjalanan akademiknya di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan mengambil jurusan Teknologi Industri Pertanian dan lulus pada tahun 1987.

Meskipun mengawali pendidikan di bidang teknologi pertanian, minatnya pada ekonomi membawanya terbang ke Inggris. Ia meraih gelar Master of Science dalam bidang Money, Banking and Finance dari University of Birmingham pada tahun 1995 dengan predikat "distinction". Tidak berhenti di situ, ia melanjutkan studi doktoral di universitas yang sama dan meraih gelar PhD in Economics pada tahun 1999 dengan disertasi yang fokus pada deregulasi finansial dan kebijakan moneter di Indonesia.

Perjalanan Karier: Pengabdian Panjang di Bank Indonesia dan IMF

Karier Juda Agung adalah cerminan dari loyalitas dan kompetensi. Ia merintis jalan dari bawah di Bank Indonesia sejak awal 1990-an. Beberapa posisi strategis yang pernah ia emban antara lain:

1. Peneliti Utama dan Kepala Departemen

Juda pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, di mana ia bertanggung jawab merumuskan arah kebijakan suku bunga dan pengendalian inflasi nasional.

2. Direktur Eksekutif di IMF

Pengalaman internasionalnya terasah saat ia dipercaya menjadi Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF) di Washington DC pada periode 2017-2019. Di sana, ia mewakili kepentingan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam forum ekonomi global.

3. Deputi Gubernur Bank Indonesia

Sebelum ditarik ke Kementerian Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto, Juda menjabat sebagai Deputi Gubernur BI sejak Januari 2022. Ia memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan perbankan dan stabilitas sistem keuangan selama masa pemulihan ekonomi pascapandemi.

Mengapa Juda Agung Dipilih Menjadi Wakil Menteri Keuangan?

Penunjukan Juda Agung sebagai Wamenkeu pada tahun 2026 dipandang sebagai langkah strategis untuk menciptakan sinergi yang lebih kuat antara Kemenkeu dan Bank Indonesia. Dalam sejarah ekonomi Indonesia, koordinasi antara kebijakan fiskal (pajak dan belanja negara) dengan moneter (suku bunga dan nilai tukar) adalah kunci untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Kekayaan Juda Agung Berdasarkan LHKPN

Sebagai pejabat publik yang transparan, Juda Agung secara rutin melaporkan harta kekayaannya. Berdasarkan LHKPN tahun pelaporan 2024 (yang dilaporkan pada 2025), total kekayaan Juda tercatat sekitar Mata Uang Rupiah 56,08 miliar. Sebagian besar kekayaannya terdiri dari aset tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa wilayah serta surat berharga yang mencerminkan profil investasinya sebagai seorang ahli keuangan.

Checklist: Fokus Utama Juda Agung di Kementerian Keuangan

  • Sinkronisasi Kebijakan: Memastikan kebijakan fiskal mendukung stabilitas moneter untuk menjaga nilai tukar Mata Uang Rupiah.
  • Digitalisasi Keuangan: Mendorong transformasi digital dalam administrasi perpajakan dan belanja negara.
  • Stabilitas Makroprudensial: Mengawasi potensi risiko sistemik yang dapat mengganggu postur APBN.
  • Ekonomi Hijau: Mengintegrasikan prinsip berkelanjutan dalam pembiayaan pembangunan nasional.
  • Hubungan Internasional: Memperkuat posisi Indonesia dalam forum G20 dan lembaga keuangan multilateral.

People Also Ask (FAQ)

1. Kapan Juda Agung dilantik menjadi Wamenkeu?
Juda Agung resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 5 Februari 2026 di Istana Negara.

2. Siapa yang digantikan oleh Juda Agung?
Ia menggantikan Thomas Djiwandono yang berpindah tugas menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

3. Apa latar belakang pendidikan Juda Agung?
Ia adalah lulusan S1 IPB, serta meraih gelar S2 dan S3 (Doktor) bidang Ekonomi dari University of Birmingham, Inggris.

4. Berapa harta kekayaan Juda Agung?
Berdasarkan data LHKPN terakhir, total kekayaannya sekitar Rp56,08 miliar.

5. Apa jabatan Juda Agung sebelum menjadi Wamenkeu?
Sebelumnya ia menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (2022-2026). (Z-20)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik