Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas atau ratas di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (27/2) dengan menteri Kabinet Merah Putih. Sebelumnya presiden melakukan kunjungan luar negeri ke beberapa negara antara lain Amerika Serikat, Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA).
"Beliau akan melaksanakan rapat terbatas, menjelang berbuka puasa sekitar jam empat. Kemudian rapat terbatas sampai berbuka, nanti disambung lagi. Lokasinya di Kertanegara, namun tertutup," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.
Di Amerika Serikat, Presiden Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace perdana di Washington DC. Kemudian, Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal kesepakatan tarif dagang Indonesia- Amerika Serikat dan sejumlah perundingan dagang.
Kedua negara sepakat menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART). Indoensia mendapat tarif 0 persen untuk 1.819 produk nasional di pasar AS, termasuk komoditas unggulan seperti sawit, kopi, kakao, serta komponen elektronik.
Pada Senin (23/2), Prabowo menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited di London, Inggris.
Kemudian, Rabu (25/2), Presiden Prabowo tiba di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah. Kunjungan Prabowo ke Yordania bertemu Raja Abdullah II.
Adapun pertemuan kedua kepala negara itu antara lain membahas soal masalah Gaza Palestina, keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian, dan isu soal Timur Tengah.
Kunjungan luar negeri Prabowo dilanjutkan pada Kamis (26/2) ke Uni Emirat Arab. Presiden bertemu dengan Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).
Dalam kesempatan itu, Indonesia membahas kemitraan strategis bersama UEA. (Ant/H-4)
Sejak awal Presiden Prabowo memberikan penekanan agar pembangunan fasilitas inti pemerintahan di IKN dipercepat. Fokus utama diarahkan pada pembangunan gedung.
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada para menterinya untuk fokus pada pertanian, ekonomi, perbankan dan pendidikan. Hal itu disampaikan dalam rapat terbatas
Presiden Prabowo, kata Supartman, telah menyetujui untuk pemberiaan amnesti. Namun, ia mengaku belum mengetahui jumlah narapidana yang disetujui untuk mendapat amnesti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved