Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Momen Hangat Presiden Prabowo Terima Kunjungan Megawati di Istana

Media Indonesia
19/3/2026 17:34
Momen Hangat Presiden Prabowo Terima Kunjungan Megawati di Istana
Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3/2026).(ANTARA/Instagram/@prabowo)

PRESIDEN Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3) siang. Pertemuan yang berlangsung di hari ke-29 Ramadan 1447 H ini menjadi momentum penting dalam memperkuat silaturahmi antar-tokoh bangsa menjelang Idul Fitri.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga komunikasi berkelanjutan di tingkat kepemimpinan nasional.

"Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa," tulis Presiden melalui akun @prabowo.

Suasana hangat terasa saat Prabowo menyambut langsung kedatangan Megawati di Serambi luar Istana. Megawati yang mengenakan batik bernuansa biru tampak didampingi oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. 

Sementara itu, Presiden didampingi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta putra Presiden, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo (Didit).

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Megawati duduk bersama dalam satu sofa, menunjukkan kedekatan dan suasana kekeluargaan. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian silaturahmi tokoh bangsa yang diinisiasi Presiden Prabowo. 

Sebelumnya, pada Selasa (3/3), Prabowo juga telah mengundang sejumlah mantan pemimpin negara, di antaranya Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, Jusuf Kalla, Boediono, hingga Ma’ruf Amin.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa forum semacam ini dirancang untuk membahas berbagai isu strategis nasional maupun global.

"Presiden berkeinginan menyerap secara langsung pandangan, pengalaman, dan masukan dari para tokoh bangsa guna memperkaya perspektif serta memperkuat arah kebijakan pemerintah ke depan. Presiden ingin bertukar pandang dengan tokoh-tokoh tersebut," ujar Teddy.
(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik