Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menuturkan, kerja sama pada pemilik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang terbuka untuk semua pihak. Itu berarti, siapa pun dapat menjadi mitra pemerintah dalam program tersebut.
"(Mitra dapur MBG) terbuka untuk semua pihak," kata dia saat dikonfirmasi pada Minggu (14/9).
Diketahui, beredar informasi bahwa sejumlah dapur MBG di beberapa daerah dimiliki oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Adapun jumlah dapur MBG per 24 Agustus 2025 telah mencapai 6.906 unit. Sementara target dapur MBG hingga akhir 2025 dipatok mencapai 30 ribu unit.
Sementara penerima manfaat dari program MBG tercatat sebanyak 25 juta orang. Angka tersebut merujuk data pemerintah pada awal September 2025. Sedangkan hingga akhir 2025, pemerintah menargetkan sebanyak 82 juta lebih penerima manfaat MBG bakal merasakan program itu. (Mir/I-1)
Hingga pertengahan Oktober 2025, pemerintah telah membangun 11.900 dapur MBG yang melayani 35,4 juta anak dan ibu hamil, atau sekitar 35% dari target nasional.
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengataka keracunan akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipicu oleh pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) SPPG
Pengamat mengkritik Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini berpotensi gagal total karena pelaksanaannya amburadul dan meminta kepala BGN mundur
Kepala BGN menekankan, tambahan anggaran ini menegaskan prioritas pemerintah dalam memperkuat intervensi pemenuhan gizi nasional.
Total SPPG yang sudah terdaftar di portal mitra.bgn.go.id mencapai 29.501 unit. Seluruh bangunan didanai secara swadaya oleh masyarakat, dengan biaya pembangunan rata-rata Rp1,5-2 miliar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved