Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Alfath Bagus Panuntun El Nur mengkritik Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini berpotensi gagal total karena pelaksanaannya amburadul. Ia juga meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mundur.
“Ini program yang baik idenya, tapi pelaksanaannya amburadul,” kata Alfath dalam keterangannya, Selasa (28/9).
Ia menilai, program yang disebut untuk memperkuat gizi anak justru berjalan karut-marut, salah urus, dan rawan jadi bancakan anggaran oleh para oknum.
“Segmen tidak jelas, targetnya kabur, positioning pun tidak ada. Harusnya MBG diarahkan ke kelompok miskin dan wilayah 3T yang kesulitan akses gizi, bukan dijadikan proyek serba umum yang hanya menguntungkan segelintir pihak,” jelasnya.
Salah satu sorotan Alfath tertuju pada penempatan figur yang dinilainya tidak kompeten dalam posisi vital, khususnya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
“Ini fatal. Kita punya banyak ahli gizi dan pakar kebijakan sosial, tapi posisi penting malah diberikan ke orang yang tidak relevan,” imbuhnya.
Atas dasar itu, Alfath mendesak agar Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana saat ini segera dicopot dari jabatannya.
“Kepala BGN sekarang jelas harus dicopot! Inkompetensi lebih berbahaya daripada kejahatan. Ia membunuh pelan-pelan melalui kebijakan yang salah,” tegasnya. (H-4)
Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Yayasan Padepokan Pandan Ireng secara resmi mulai mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menegaskan pentingnya penguatan aspek regulasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan, peraturan presiden (perpres) mengenai tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Perpres MBG telah selesai
Berbagai kasus keracunan MBG menuai sorotan publik. Dadan mengatakan terhadap kondisi itu, dia hadir di rapat Komisi IX DPR untuk mendengar masukan tata kelola MBG.
Selain itu, air untuk mencuci diminta diberikan saringan. Hal itu disampaikan Dadan karena menyoroti SPPG tidak memiliki sanitasi yang baik.
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengataka keracunan akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipicu oleh pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) SPPG
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved