Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Menjaga Ketajaman Otak Lewat Fokus dan Nutrisi Sejak Dini

Basuki Eka Purnama
22/1/2026 21:18
Menjaga Ketajaman Otak Lewat Fokus dan Nutrisi Sejak Dini
Ilustrasi(Freepik)

BANYAK orang beranggapan bahwa penurunan fungsi kognitif adalah masalah yang hanya dihadapi oleh kelompok lanjut usia. Namun, para pakar menekankan bahwa kesehatan otak seharusnya dirawat sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten. Hal ini menjadi kunci untuk menjaga produktivitas dan kemandirian di masa depan.

Pesan tersebut disampaikan oleh Gary Small, seorang pakar psikiatri terkemuka dari Amerika Serikat (AS), dalam diskusi yang digelar Herbalife Indonesia di Jakarta, Rabu (22/1/2026). 

Menurut Small, fondasi kualitas hidup seseorang sangat bergantung pada memori, fokus, dan kecepatan berpikir.

Melatih Fokus dengan Metode Look, Snap, Connect

Salah satu tantangan besar dalam menjaga daya ingat sebenarnya bukan berasal dari kelemahan otak secara organik, melainkan kurangnya fokus saat menerima informasi. 

MI/HO--Pakar psikiatri terkemuka dari Amerika Serikat (AS) Gary Small

Untuk mengatasi hal ini, Small memperkenalkan konsep sederhana bernama Look, Snap, Connect:

  • Look: Benar-benar memperhatikan informasi yang masuk.
  • Snap: Menciptakan gambaran visual yang kuat dalam pikiran.
  • Connect: Mengaitkan informasi baru tersebut dengan pengalaman atau pengetahuan yang sudah dimiliki.

Pendekatan ini selaras dengan prinsip neuroplastisitas, yakni kemampuan otak untuk terus membentuk koneksi baru sepanjang hidup manusia. 

“Dengan melatih perhatian dan membangun koneksi yang bermakna, kemampuan mengingat bisa jauh lebih optimal,” ujar Small.

Stimulasi Mental dan Peran Nutrisi

Selain teknik ingatan, Small menganalogikan otak seperti otot tubuh yang perlu dilatih secara rutin. Stimulasi mental yang konsisten sangat diperlukan agar fungsi kognitif tidak menurun akibat jarang digunakan.

Namun, latihan mental saja tidak cukup. Aspek nutrisi, terutama asupan fitonutrien seperti polifenol, memegang peran krusial dalam mendukung kinerja otak. Senyawa ini dapat ditemukan secara alami pada bahan pangan seperti teh hijau, beri, kunyit, dan kedelai.

Menjawab kebutuhan tersebut, Herbalife Indonesia memperkenalkan inovasi terbaru mereka, SharpSpearmint. Produk ini mengandung 300 mg ekstrak Mentha spicata atau spearmint yang kaya akan polifenol. 

Direktur & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, menyatakan bahwa produk ini merupakan solusi nutrisi berbasis sains untuk mendukung kesehatan kognitif masyarakat.

Pendekatan Holistik

Di akhir paparannya, Small mengingatkan bahwa menjaga kesehatan otak memerlukan pendekatan gaya hidup menyeluruh. Nutrisi memang penting, namun harus dibarengi dengan olahraga rutin, tidur yang cukup, dan stimulasi mental yang terjadwal.

“Meskipun memori dan kecepatan pemrosesan informasi secara alami dapat menurun seiring bertambahnya usia, kombinasi olahraga rutin, nutrisi seimbang, tidur yang cukup, dan stimulasi mental dapat membantu mendukung kesehatan otak jangka panjang serta kualitas hidup,” pungkasnya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya