Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAHKAH Anda merasa belakangan ini jadi lebih sering lupa, sulit berkonsentrasi, atau merasa "lemot" saat berpikir? Hati-hati, itu bisa jadi tanda bahwa otak Anda sedang mengalami penyusutan volume lebih cepat dari seharusnya. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Atrofi Serebri.
Meskipun otak secara alami akan mengecil seiring bertambahnya usia, data medis terbaru di tahun 2026 menunjukkan bahwa gaya hidup modern justru mempercepat proses ini secara drastis. Bahkan, otak orang muda bisa terlihat "lebih tua" beberapa tahun akibat kebiasaan yang dianggap remeh.
Banyak orang masih berprinsip makan sekadar membuat perut terasa penuh tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi. Kebiasaan mengonsumsi karbohidrat berlebih (seperti nasi porsi besar atau tepung-tepungan) tanpa diimbangi asupan protein dan mikronutrien sangat berisiko.
Menurut spesialis bedah saraf, dr. Dimas Rahman Setiawan, SpBS, otak membutuhkan protein, vitamin, dan mineral sebagai bahan bakar untuk regenerasi sel serta menjaga fungsi saraf tetap optimal.
Aktivitas fisik sangat membantu proses penyerapan nutrisi ke dalam otak. Saat kita bergerak, aliran darah meningkat dan memicu pelepasan protein yang menjaga kelangsungan hidup neuron. Kebiasaan "mager" atau duduk terlalu lama tanpa jeda aktivitas fisik membuat otak kehilangan stimulasi biologis untuk mempertahankan volumenya.
Tidur bukan sekadar istirahat, melainkan fase krusial bagi otak untuk membersihkan racun sisa metabolisme. Kurang tidur di bawah 7 jam setiap malam secara terus-menerus dapat meningkatkan kadar hormon stres yang merusak neuron dan mengurangi plastisitas otak.
| Kebiasaan Buruk | Dampak pada Otak | Solusi Pencegahan |
|---|---|---|
| Makan Tinggi Karbo/Gula | Peradangan di Hippocampus (Memori) | Diet Gizi Seimbang & Protein Tinggi |
| Kurang Gerak (Sedenter) | Penurunan aliran darah & nutrisi saraf | Olahraga Aerobik 150 menit/minggu |
| Begadang/Kurang Tidur | Penumpukan racun beta-amyloid | Tidur berkualitas 7-9 jam |
Kabar baiknya, otak manusia memiliki sifat neuroplastisitas, artinya kita bisa memperbaiki atau setidaknya memperlambat proses penyusutan dengan mengubah kebiasaan:
Jangan tunggu hingga muncul gejala kepikunan yang parah. Mulailah sayangi otak Anda hari ini dengan gaya hidup yang lebih sehat. (H-3)
Sejumlah riseti menunjukkan ada kebiasaan harian yang berkaitan dengan penyusutan volume otak atau brain atrophy.
Perempuan menunjukkan penurunan di lebih sedikit wilayah dan ketebalan korteks mereka tidak terlalu berubah seiring bertambahnya usia.
Para ahli saraf (neurolog) mengungkap bahwa gaya hidup modern, seperti terlalu lama duduk, stres, dan kurang tidur, dapat memicu penyusutan otak (brain shrinkage).
Kondisi kesehatan aktor legendaris Bruce Willis kembali menyita perhatian publik setelah dikonfirmasi mengidap Demensia Frontotemporal (FTD).
Kebiasaan duduk dan rebahan terlalu lama ternyata tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan fisik, tetapi juga berisiko menyebabkan penyusutan otak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved