Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI kesehatan aktor legendaris Bruce Willis kembali menyita perhatian publik setelah dikonfirmasi mengidap Demensia Frontotemporal (FTD). Penyakit ini tergolong langka, tetapi memiliki dampak besar terhadap fungsi kognitif, emosi, dan sosial penderitanya.
Untuk memahami lebih jauh tentang FTD, mari simak penjelasan lengkap seputar gejala, penyebab, serta penanganannya.
Demensia frontotemporal (FTD) adalah kelompok gangguan neurodegeneratif yang menyerang lobus frontal dan temporal otak—dua area penting yang mengatur kepribadian, perilaku, dan kemampuan berbahasa. Berbeda dari Alzheimer yang biasanya memengaruhi ingatan terlebih dahulu, FTD lebih sering diawali dengan perubahan perilaku atau gangguan bahasa.
FTD kerap muncul pada usia produktif, yakni antara 45 hingga 65 tahun, meskipun tak menutup kemungkinan terjadi pada usia yang lebih muda maupun lebih tua.
Penyusutan otak (atrofi) akibat kerusakan sel di area frontal dan temporal menjadi pemicu utama gangguan ini.
Gejala FTD bergantung pada bagian otak yang paling terdampak. Umumnya, FTD dikategorikan dalam dua tipe utama:
Merupakan bentuk FTD yang paling umum, dengan ciri utama berupa perubahan kepribadian dan perilaku, antara lain:
Jenis ini menyerang kemampuan bahasa, dengan gejala seperti:
Pada kasus Bruce Willis, ia pertama kali mengalami afasia, yang kemudian berkembang menjadi FTD—menunjukkan bahwa pusat bahasanya terdampak signifikan sebelum muncul gangguan motorik.
Penyebab pasti FTD masih belum sepenuhnya dipahami, namun para ahli menduga keterlibatan penumpukan protein abnormal yang merusak sel-sel otak. Dua jenis protein yang paling sering terkait antara lain:
Meski banyak kasus bersifat sporadis (tidak diturunkan), sekitar 10%–25% memiliki faktor genetik atau riwayat keluarga dengan gangguan serupa.
Diagnosis FTD menantang karena gejalanya bisa menyerupai gangguan psikologis atau neurologis lain. Prosedur diagnosis meliputi:
Hingga saat ini, belum ada obat yang bisa menyembuhkan atau memperlambat progresivitas FTD. Penanganan difokuskan pada pengelolaan gejala, di antaranya:
Kisah Bruce Willis membawa perhatian dunia terhadap Demensia Frontotemporal, sebuah penyakit yang jarang dikenal namun berdampak luas.
Meningkatkan kesadaran tentang FTD sangat penting untuk mendorong penelitian, perawatan yang lebih baik, serta dukungan terhadap penderita dan keluarganya. Dengan pemahaman yang tepat, kita dapat lebih peka dan responsif terhadap mereka yang menghadapi tantangan ini. (Z-10)
Wrong Place adalah film thriller aksi yang dibintangi Bruce Willis sebagai Frank Richards, mantan kepala polisi di sebuah kota kecil.
Film yang disutradarai Edward Drake ini diperankan oleh Bruce Willis, Seth Rollins, Dina Meyer, Lochlyn Munro, Willow Shields, dan Beau Mirchoff.
Film yang disutradarai Edward Drake ini diperankan oleh Bruce Willis sebagai James Knight, Jack Kilmer sebagai Dezi, dan Willow Shields sebagai Ally.
"Menurut saya, bagi para perawat untuk mengeluarkan perasaan mereka. Saya memendam perasaan saya sangat lama, dan itu hampir membunuh saya,”
Ketika ditanya apakah Bruce, suaminya selama 16 tahun, masih bisa mengenali dirinya, Emma mengatakan bahwa koneksi itu masih ada.
Istri Bruce Willis, Emma Heming Willis akhirnya buka suara atas keputusannya atas perawatan sang aktor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved