Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pelecehan seksual terhadap anak sering kali diawali dengan proses manipulasi yang rapi atau yang dikenal dengan istilah child grooming. Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Kasandra Putranto, membedah karakteristik hingga pola pendekatan yang dilakukan pelaku agar keluarga Indonesia dapat melakukan deteksi dini.
Kasandra menjelaskan bahwa child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan. Kunci utama dalam menghadapi ancaman ini adalah kemampuan keluarga dalam mengidentifikasi pelaku sebelum aksi eksploitasi terjadi.
Menurut Kasandra, pelaku grooming tidak selalu terlihat mencurigakan. Sebaliknya, mereka sering kali merupakan individu dengan kemampuan sosial yang sangat baik.
“Karakteristik pelaku child grooming seperti sering kali sangat terampil dalam manipulasi emosional, mampu membangun kepercayaan dan hubungan yang kuat dengan anak dan orang dewasa di sekitarnya,” tutur Kasandra, Rabu (14/1).
Pelaku kerap menunjukkan empati serta perhatian berlebihan untuk menciptakan kesan peduli. Mereka juga biasanya masuk ke dunia anak melalui kegiatan yang disukai korban, seperti bermain gim, berolahraga, atau hobi lainnya.
Kasandra menambahkan bahwa pelaku berusaha keras menyembunyikan niat jahat mereka agar tidak terdeteksi, meski beberapa di antaranya mungkin memiliki riwayat perilaku menyimpang di masa lalu.
Publik perlu memahami bahwa pelaku bisa datang dari lingkaran mana pun. Kasandra memaparkan beberapa pihak yang berpotensi menjadi pelaku, di antaranya:
Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan teknik psikologis yang halus. Mereka menghabiskan waktu untuk membangun ikatan kuat sebelum mengarahkan hubungan ke arah berbahaya.
Teknik seperti memberikan pujian berlebihan hingga gaslighting sering digunakan untuk membuat anak bingung dan meragukan diri sendiri, sehingga korban lebih mudah dikendalikan dan diisolasi dari keluarga.
Proses ini tidak terjadi dalam semalam. Kasandra menyebutkan durasi *grooming* bisa berlangsung dari hitungan minggu hingga tahunan.
“Proses child grooming dapat berlangsung dari beberapa minggu hingga beberapa tahun, tergantung pada strategi pelaku dan seberapa cepat mereka dapat membangun kepercayaan dengan anak. Pelaku sering kali meluangkan waktu untuk menciptakan hubungan yang kuat sebelum melakukan eksploitasi,” jelasnya.
Kecepatan proses ini juga dipengaruhi oleh kerentanan emosional korban dan media yang digunakan. Ruang digital cenderung mempercepat proses karena faktor anonimitas.
Namun, Kasandra menekankan bahwa pengawasan orang tua dan keberanian anak untuk menunjukkan ketidaknyamanan adalah kunci utama untuk menghentikan proses grooming sejak awal. (Ant/Z-1)
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Ancaman utama dari Virus Nipah terletak pada angka kematiannya yang sangat tinggi, yakni mencapai 75%.
Merokok di dekat anak dapat memicu kerusakan organ tubuh secara menyeluruh, bahkan hingga menyerang sistem saraf pusat.
Kekurangan asupan nutrisi bukan sekadar masalah fisik atau tubuh yang terlihat kurus. Lebih jauh, ketidakseimbangan gizi dapat mengganggu struktur fundamental otak.
Minat makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman sensorik, termasuk variasi rasa dan aroma.
Udara malam yang dingin dikombinasikan dengan paparan polusi udara dapat merusak sistem pernapasan anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Tiga karyawan Transjakarta diduga jadi korban pelecehan seksual oleh dua atasan. Serikat pekerja tuntut keadilan dan desak manajemen ambil tindakan tegas.
Sheinbaum, pemimpin perempuan pertama dalam sejarah Meksiko, merespons dengan meluncurkan kampanye nasional melawan kekerasan dan pelecehan seksual.
Presiden Meksiko menjadi korban insiden pelecehan di ruang publik yang memicu kehebohan.
Anggota DPR Marinus Gea, menanggapi temuanKPAI terkait dugaan pelecehan seksual dan salah tangkap terhadap MD yang diduga dilakukan aparat Polres Magelang Kota
Raja Charles III resmi mencabut seluruh gelar kebangsawanan adiknya, Pangeran Andrew, sekaligus mengusirnya dari kediaman kerajaan di Windsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved