Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

BGN Libatkan Guru dan Mahasiswa Perkuat Literasi Gizi Siswa

 Gana Buana
10/1/2026 18:12
BGN Libatkan Guru dan Mahasiswa Perkuat Literasi Gizi Siswa
Para siswa menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis (8/1)(MI/Usman Iskandar)

GURU di sekolah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dilibatkan secara aktif dalam pendidikan dan pembelajaran ilmu gizi. Upaya ini dilakukan melalui penambahan jam pembelajaran gizi yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai gizi serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang. Dengan pemahaman tersebut, konsumsi hidangan MBG oleh siswa diharapkan semakin optimal.

“Saya kemarin sudah bertemu dengan Dirjen PAUD dan Dikdasmen. Saya meminta agar di sekolah-sekolah nanti ada jam pelajaran gizi,” kata Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dilansir dari keterangan resmi, Sabtu (10/1).

Nanik berharap, penambahan jam pelajaran ilmu gizi dapat meningkatkan pengetahuan siswa sehingga tumbuh pemahaman dan kesadaran akan dampak positif pemenuhan gizi yang baik. Dengan meningkatnya kesadaran tersebut, siswa diharapkan lebih menyukai konsumsi sayur, lauk, buah, dan susu, sekaligus menekan jumlah makanan yang terbuang.

Hal itu disampaikan Nanik saat menjelaskan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 28 Tahun 2025 tentang pembentukan Tim Koordinasi Pelaksanaan Program MBG. Tim koordinasi tersebut melibatkan 17 kementerian dan lembaga, dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dengan Nanik dipercaya sebagai Ketua Pelaksana Harian.

“Jadi, berdasarkan Keppres 18 tahun 2025, BGN tidak lagi bekerja sendiri dalam mengelola program MBG,” ujarnya. Termasuk dalam upaya sosialisasi dan pemenuhan gizi. Jika sebelumnya pendidikan gizi di sekolah penerima manfaat dilakukan secara berkala oleh Kepala SPPG, ke depan para guru akan dilibatkan dan bahkan memegang peran utama dalam pemberian materi gizi di sekolah masing-masing.

Selain melibatkan guru, BGN juga membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi. Nanik mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie untuk menjajaki kolaborasi dengan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.

Ke depan, BGN berencana menggelar kerja sama riset terkait berbagai aspek pelaksanaan MBG bersama para pakar pangan, gizi, dan kesehatan masyarakat dari perguruan tinggi. Selain itu, mahasiswa yang sedang menjalankan program KKN juga akan dilibatkan sebagai penyuluh gizi di desa-desa lokasi KKN mereka.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya