Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bencana Banjir, Akses Medan-Aceh Tamiang Mulai Terbuka, Distribusi Bantuan Dipercepat

Ficky Ramadhan
02/12/2025 16:09
Bencana Banjir, Akses Medan-Aceh Tamiang Mulai Terbuka, Distribusi Bantuan Dipercepat
Ilustrasi banjir di Aceh Tamiang.(Dok. Antara)

UPAYA pembukaan jalur utama yang menghubungkan Kota Medan di Sumatra Utara menuju Aceh Tamiang, Aceh, mulai menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan pantauan tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (2/12), alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum terus bekerja menyingkirkan tumpukan tanah, lumpur, dan puing yang sebelumnya menutup akses menuju Kuala Simpang akibat banjir Sumatra dan Aceh.

Sejumlah kendaraan roda empat kini telah dapat melewati jalur tersebut meski dengan kecepatan terbatas. BNPB menargetkan akses dapat pulih 100% pada Rabu (3/12) pagi. Saat ini, pembersihan difokuskan pada sisa material yang masih berada di pinggir jalan.

Kapusdatin BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa pembukaan akses menjadi prioritas utama dalam fase darurat akibat bencana banjir tersebut.

"Kami memprioritaskan percepatan pembukaan akses karena ini menjadi kunci distribusi bantuan dan operasi darurat di wilayah terdampak. Setiap perkembangan di lapangan terus kami pantau," kata Abdul dalam keterangannya, Selasa (2/12).

BNPB juga telah mengerahkan tim pendampingan ke seluruh wilayah kabupaten dan kota yang terdampak bencana banjir Sumatra dan Aceh. Tim yang dipimpin Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Deputi 4 BNPB), Jarwansyah, itu bertugas memastikan distribusi logistik dan peralatan berjalan bertahap melalui jalur laut dan udara, memperbarui data dan informasi, serta memperkuat sistem komando selama masa tanggap darurat.

Untuk pengiriman lewat jalur laut, bantuan diberangkatkan dari Banda Aceh menuju Langsa dengan perjalanan sekitar dua hari. Sementara bantuan untuk Aceh Tamiang masih dalam perjalanan dan mulai didistribusikan hari ini.

Melalui jalur udara, BNPB juga memerintahkan penggunaan helikopter untuk melakukan pengiriman menggunakan metode airdrop di beberapa titik, termasuk di lapangan dekat Babo dan Perupuk, Kecamatan Bandar Pusaka. Bantuan yang dikirim mencakup 100 makanan siap saji, 100 hygiene kit, 50 paket sembako, 100 selimut, 100 matras, dan 25 perlengkapan kebersihan.

Abdul Muhari menambahkan bahwa terbukanya kembali akses dari Medan menuju Aceh Tamiang, Langsa, hingga Lhokseumawe akan berdampak signifikan terhadap percepatan penanganan.

"Begitu akses utama kembali normal, distribusi logistik, pemulihan jaringan listrik dan telekomunikasi, serta pembersihan material dapat dilakukan lebih cepat dan menyeluruh," jelasnya.

BNPB berharap pemulihan akses ini membantu mempercepat pelayanan darurat dan memulihkan kondisi masyarakat di wilayah terdampak bencana banjir Sumatra dan Aceh. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik