Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Vitamin C dan Karotenoid, Nutrisi Kunci Tunda Menopause Hingga Satu Tahun

Muhammad Ghifari A
30/11/2025 12:35
Vitamin C dan Karotenoid, Nutrisi Kunci Tunda Menopause Hingga Satu Tahun
Ilustrasi(freepik)

SEBUAH penelitian terbaru menunjukkan pola makan yang tinggi antioksidan dapat memperlambat penuaan ovarium. Pola makan itu pun dinilai menunda datangnya menopause.

Studi yang menganalisis data dari 4.514 perempuan pascamenopause ini menunjukkan asupan antioksidan yang tinggi berhubungan dengan usia menopause yang lebih lambat. Temuan tersebut juga mengindikasikan mereka cenderung memiliki masa reproduksi yang lebih panjang.

Dua Antioksidan Paling Berpengaruh

Walaupun penelitian ini melibatkan enam jenis nutrisi antioksidan utama (termasuk Seng, Selenium, Vitamin A, dan Vitamin E). Dua nutrisi yang ditemukan paling berpengaruh dalam menunda menopause adalah:

Manfaat dan Angka Kunci

Perempuan yang termasuk dalam kelompok dengan konsumsi antioksidan tertinggi menunjukkan perbedaan yang berarti:

Mereka mengalami menopause hampir satu tahun lebih lambat.
Mereka memiliki risiko mengalami menopause lebih awal (sebelum 45 tahun) 27% lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi antioksidan paling sedikit.

Para ahli menyatakan manfaat positif dari antioksidan ini menunjukkan adanya efek ambang batas. Artinya, mengonsumsi antioksidan dengan jumlah yang konsisten (tanpa perlu berlebihan) sudah cukup memberikan dampak positif, yang bisa dicapai dengan memenuhi asupan harian yang disarankan:

  • Vitamin C: 90 mg/hari (setara dengan 1 jeruk dan 1 cangkir brokoli).
  • Karotenoid: 6 mg/hari (setara dengan 1 wortel ukuran sedang dan 1 cangkir bayam).

Mengapa Penundaan Menopause Penting?

Menunda menopause bukan hanya soal memperpanjang masa kesuburan, tetapi juga sangat penting untuk kesehatan jangka panjang. Menopause yang terjadi lebih lambat memberi perempuan lebih banyak tahun menikmati manfaat perlindungan dari hormon estrogen. Kondisi ini dapat membantu menurunkan risiko penyakit serius seperti osteoporosis, gangguan jantung, dan penurunan fungsi kognitif.

Penelitian ini menegaskan bahwa menambahkan makanan kaya Vitamin C, seperti buah sitrus, serta sumber Karotenoid seperti wortel, bayam, dan sayuran berwarna cerah, merupakan langkah yang sederhana untuk diterapkan dalam menu harian. Upaya tersebut terbukti efektif dalam mendukung kesehatan reproduksi sekaligus menjaga kualitas kesehatan di masa depan. (Everyday Health/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik