Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA yang tidak menentu belakangan ini menuntut masyarakat untuk lebih ekstra dalam menjaga kesehatan. Salah satu kunci utama dalam memperkuat sistem pertahanan tubuh adalah dengan memastikan kecukupan asupan Vitamin C.
Selain berperan memproduksi antibodi, vitamin C esensial dalam memperkuat sel imun serta menjaga kesehatan jaringan tubuh.
Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat, IPB University, Prof Hardinsyah, menekankan bahwa kekurangan Vitamin C dapat berdampak langsung pada penurunan daya tahan tubuh.
Menurutnya, gejala kekurangan vitamin ini sering kali terlihat pada kondisi fisik luar.
"Dampaknya bisa berupa daya tahan tubuh menurun, kulit menjadi kering dan kasar, penyembuhan luka menjadi lebih lama, serta gusi mudah berdarah," ujar Prof Hardinsyah dalam IPB Podcast di kanal YouTube IPB TV.
Sebagai vitamin yang larut dalam air, Vitamin C memiliki keunikan tersendiri dibandingkan jenis vitamin lainnya. Prof Hardinsyah menjelaskan bahwa asupan yang cukup secara otomatis akan merangsang produksi *natural killer cell*.
"Sel-sel ini produksinya meningkat bila kita mengonsumsi vitamin C yang cukup," kata sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University tersebut.
Selain itu, Vitamin C mendukung pembentukan interferon dan mengoptimalkan kerja imunoglobulin dalam melawan infeksi.
Terkait kebutuhan harian, orang dewasa disarankan mengonsumsi sekitar 60–70 miligram Vitamin C. Mengingat sifatnya yang larut air, konsumsi hingga dua kali lipat dari angka tersebut masih dikategorikan aman oleh para ahli.
Meski suplemen banyak tersedia di pasaran, Prof Hardinsyah sangat menganjurkan masyarakat untuk mengutamakan sumber alami dari buah dan sayur segar. Jambu biji, jeruk, tomat, dan pepaya adalah beberapa contoh buah tropis dengan kandungan Vitamin C yang melimpah.
"Kalau dari buah, kita tidak hanya dapat vitamin C, tetapi juga serat, vitamin lain, dan zat gizi pendukung lainnya. Jadi manfaatnya lebih lengkap," jelasnya.
Namun, ia memberikan catatan penting terkait cara pengolahan. Vitamin C dikenal sangat sensitif terhadap suhu tinggi. Untuk menjaga kandungan gizinya, sayuran sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk salad atau ditumis dengan durasi yang singkat.
"Kalau sayuran dimasak dengan suhu tinggi, sebagian besar vitamin C-nya hilang," tambahnya.
Mengenai penggunaan suplemen, Prof Hardinsyah menyebut hal itu bisa menjadi opsi pada kondisi darurat atau khusus, seperti saat bepergian jauh, sulitnya akses terhadap buah dan sayur, atau selama masa pemulihan dari sakit. Namun, untuk konsumsi harian dalam kondisi normal, sumber alami tetap menjadi pilihan terbaik.
Sebagai penutup, ia menyarankan pola makan seimbang dengan rumus sederhana: konsumsi dua porsi sayur dan tiga porsi buah setiap hari. Langkah sederhana ini dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan Vitamin C harian sekaligus menjaga kelembapan kulit dan kesehatan tubuh secara menyeluruh. (Z-1)
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved