Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Indonesia menekankan pentingnya kolaborasi regional ASEAN dalam membangun pasar karbon berintegritas tinggi serta mempercepat pencapaian target emisi nol bersih. Sikap tersebut disampaikan Kementerian Kehutanan RI dalam sesi Potential of Forestry as a Key Sector to Accelerate Indonesia’s High-Integrity Carbon Market Development di Paviliun ASEAN pada COP 30 UNFCCC di Belem, Brasil.
Dalam kesempatan itu, Penasehat Senior Menteri untuk Perubahan Iklim, Haruni Krisnawati, menekankan bahwa sektor kehutanan merupakan pusat strategi iklim nasional, sekaligus fondasi bagi pengembangan sistem nilai ekonomi karbon Indonesia.
“Hutan telah lama menjadi bagian dari identitas, ekonomi, dan kebijakan iklim kita. Kini, di era ekonomi hijau, sektor ini juga menjadi tulang punggung nilai ekonomi karbon—bukan hanya untuk menekan emisi, tetapi sebagai insentif bagi praktik penggunaan lahan berkelanjutan, inklusi sosial, dan investasi berbasis alam,” ujar Haruni.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia telah memperkuat kerangka hukum pasar karbon melalui Perpres 98/2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon yang diperbarui dengan Perpres 110/2025. Reformasi tersebut menghadirkan tata kelola terpadu untuk pasar karbon berbasis kepatuhan dan pasar sukarela.
Kementerian Kehutanan memimpin implementasi FOLU Net Sink 2030, yang menargetkan penyerapan karbon bersih, 140 juta ton CO2e pada 2030. Sektor kehutanan sendiri menyumbang lebih dari 60% potensi mitigasi nasional. Pencapaian ini dijalankan melalui lima pilar utama, yakni pengelolaan hutan lestari, rehabilitasi 600 ribu ha per tahun, konservasi hutan dan biodiversitas, pemulihan ekosistem gambut di atas 3 juta ha, serta penguatan kebijakan dan sistem data.
Untuk mendorong tata kelola pasar karbon kehutanan, Indonesia tengah menyiapkan empat aturan turunan baru, termasuk revisi perdagangan karbon, zonasi dan perencanaan hutan, kehutanan sosial, serta pemanfaatan jasa lingkungan kawasan konservasi.
Indonesia juga memasuki fase implementasi pasar karbon, melalui program REDD+ yurisdiksi di Kalimantan Timur dan Jambi, integrasi proyek karbon sukarela ke akuntansi nasional, serta operasionalisasi bursa karbon di bawah OJK. Melalui arsitektur ini, pemerintah menargetkan pembiayaan hingga Rp200 triliun untuk mencapai FOLU Net Sink 2030.
“Peran sektor swasta sangat penting, tetapi manfaatnya harus kembali ke masyarakat lokal. Prinsip keadilan iklim menjadi pijakan utama,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Indonesia mengajak ASEAN memimpin pasar karbon global melalui pembentukan platform dialog standar karbon ASEAN, kerja sama Selatan–Selatan untuk implementasi Pasal 6, serta pengembangan program kehutanan regional.
“Kolaborasi ini akan membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi tawar kolektif ASEAN dalam mendorong integritas dan keadilan pasar karbon global,” katanya.
Indonesia menegaskan bahwa sektor kehutanan adalah penggerak utama pengurangan emisi sekaligus katalis dalam transisi menuju ekonomi hijau.
“Mari kita melangkah bersama sebagai ASEAN yang solid, memastikan hutan tetap menjadi paru-paru dunia dan fondasi pasar karbon yang transparan, adil, dan berintegritas tinggi bagi generasi mendatang,” tutupnya. (E-3)
Kementerian Kehutanan memanggil jajaran direksi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) untuk dimintai keterangan terkait kematian seekor gajah sumatra.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Upaya penyelundupan dua kontainer arang bakau di Dermaga 210 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, digagalkan..
ORGANISASI Anatomi Pertambangan Indonesia (API) buka suara terkait dugaan pelanggaran Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang menyeret PT Position di Halmahera Timur (Haltim).
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
Upaya Indonesia mencapai target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 masih menghadapi tantangan fundamental yaitu kesenjangan pendanaan yang masif.
Idealnya pemerintah harus menghadirkan kebijakan yang akan dapat membuat masyarakat mampu melakukan adaptasi pada perubahan iklim.
Icheiko Ramadhanty terbang ke Brasil untuk menghadiri forum iklim terbesar di dunia, COP30, sebagai satu dari 16 pemimpin muda Selatan Global yang hadir di Belem.
PBB menegaskan dunia belum memenangkan perang melawan krisis iklim setelah COP30 di Belém menghasilkan kesepakatan yang dianggap minim terobosan.
Indonesia resmi menutup rangkaian kegiatan Paviliun Indonesia di COP30 dengan tema Accelerating Substantial Actions of Net Zero Achievements through Indonesia’s High Integrity Carbon.
Keberhasilan Indonesia mencapai target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 sangat bergantung pada percepatan restorasi gambut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved