Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Sekjen PSI Beri Motivasi, Alumnus Pesantren pun Bisa Jadi Menteri

Cahya Mulyana
02/3/2026 04:23
Sekjen PSI Beri Motivasi, Alumnus Pesantren pun Bisa Jadi Menteri
ilustrasi.(MI)

SEKRETARIS Jenderal PSI yang juga Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengajak para santri Pesantren Hidayatullah untuk terus mencintai dan menjaga hutan. Raja Antoni menyebut hal ini dilakukan dengan langkah nyata melalui gerakan menanam pohon.

Dalam acara silaturahmi dan buka bersama ini, Ketua umum DPP Hidayatullah ustadz Naspi Arsyad memberikan semangat kepada para santri agar tidak berhenti belajar. Ia mencontohkan Raja Antoni yang dulunya juga merupakan seorang santri, kini diberikan amanah sebagai Menteri Kehutanan di pemerintahan Prabowo Subianto

Raja Antoni sendiri diketahui merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat. Kepada para santri Hidayatullah, Raja Antoni secara khusus menitipkan pesan agar menjadikan kepedulian terhadap alam, hutan dan lingkungan sebagai ciri khas dari para santri,

“Saya berharap kepada adik-adik semua, kepada santri Hidayatullah untuk memiliki identitas yang kuat, yang membedakan santri Hidayatullah dan santri-santri pondok pesantren lainnya, yaitu bagaimana adik-adik melakukan bersih-bersih lingkungan, mencintai hutan dengan mulai banyak melakukan penanaman yang insyaallah juga akan ada hasilnya dan tentu akan baik untuk alam dan dunia kita,” ujar Raja Antoni, di Pesantresn Hidayatullah, Minggu (1/3).

Raja Antoni menegaskan bahwa Islam adalah agama yang sangat mencintai lingkungan hidup. “Agama Islam itu agama yang paling mencintai lingkungan hidup dan hutan. Tentang kebersihan adalah esensi dari mencintai lingkungan hidup. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang yang suka dengan kebersihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, banyak ayat Al-Qur’an yang memerintahkan umat Islam untuk menjaga bumi dan seluruh isinya. Menurutnya, merusak alam, termasuk melalui praktik ilegal seperti illegal mining dan illegal logging, bertentangan dengan ajaran agama. 

“Dan kamu dilarang untuk merusak di muka bumi, apakah melalui illegal mining, illegal logging, karena sesungguhnya Allah telah menciptakan bumi ini dengan segala kesempurnaannya, dengan segala keseimbangannya,” tegasnya.

“Telah tampak kerusakan di muka bumi karena orang-orang yang buang sampah sembarangan, melakukan pembabatan hutan secara sembarangan, tidak peduli kepada kekayaan biodiversity keanekaragaman hayati kita, laut kita tercemar, kenapa? Karena ulah tangan-tangan manusia,” sambungnya.

Karena itu, ia berharap para santri memiliki identitas kuat sebagai generasi yang peduli alam. Ia mendorong agar para santri tidak hanya memahami ajaran tersebut secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Salah satu ciri muslim yang baik adalah muslim yang benar-benar mencintai dan melindungi alam,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Raja Antoni juga melakukan penanaman bersama dan menyerahkan bibit produktif sebanyak 1.015 batang kepada Ketua Yayasan. Bibit produktif tersebut terdiri dari Durian, Mangga, Jambu air, Jambu Kristal hingga Jeruk. (Cah/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya