Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis neurologi lulusan Universitas Indonesia dr. Zicky Yombana, Sp.N, AIFO-K, DAIFIDN mengatakan perawatan secara menyeluruh, termasuk nutrisi untuk otak, saat pemulihan stroke sangat penting dalam menjaga fungsi kognitif dan motorik.
"Dalam tahap pemulihan, nutrisi berperan sebagai bahan dasar perbaikan sel otak yang rusak. Kalau otak diibaratkan rumah yang rusak diterpa badai, nutrisi adalah bahan bangunan untuk memperbaikinya. Tanpa nutrisi yang tepat, proses pemulihan akan lambat," tegas Zicky, dikutip Selasa (11/11).
Zicky mengatakan penerapan gaya hidup sehat memengaruhi proses pengelolaan stroke, termasuk pola makan.
Selain faktor genetik, Zicky menyoroti bahwa gaya hidup dan pola makan tinggi garam, lemak, serta kurang aktivitas fisik, turut memperbesar risiko stroke.
Ia menjelaskan kebiasaan merokok dan konsumsi makanan berlebihan berkontribusi terhadap sindrom metabolik yang meningkatkan risiko penyakit pembuluh darah.
Stroke merupakan kondisi darurat medis yang terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak, menyebabkan kematian sel otak dalam hitungan menit.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, stroke menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia dan salah satu penyebab utama kecacatan jangka panjang.
Stroke menimbulkan gangguan neurologis mendadak bahkan kelumpuhan. Maka penting untuk mengenali tanda-tanda awal stroke dengan metode SEGERA ke RS, yang berarti Senyum tidak simetris, Gerakan menurun, Bicara pelo, Rabun mendadak, Sakit kepala hebat, dan segera ke rumah sakit.
Zicky juga mengatakan stroke sering dianggap sebagai penyakit orang tua, tetapi kini stroke banyak menyerang usia produktif karena pola hidup yang tidak sehat. Maka, kesadaran pola hidup sehat menjadi langkah preventif paling efektif untuk menekan jumlah kasus stroke.
"Stroke adalah kondisi darurat medis. Masyarakat harus segera membawa pasien ke rumah sakit, bukan memijat atau mengobati sendiri di rumah," tegasnua.
Menurut World Stroke Organization (WHO), setiap tahunnya terdapat lebih dari 12 juta orang di dunia yang terkena stroke. Lebih dari 16% di antaranya justru berusia muda, yaitu usia 15 - 49 tahun.
Di Indonesia, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi stroke mencapai 8,3 per 1.000 penduduk dan menjadi penyebab kematian tertinggi sebesar 18,5%.
Fakta ini menunjukkan bahwa stroke tidak hanya menyerang kelompok lanjut usia (lansia), tetapi juga usia produktif. (Ant/Z-1)
Sejumlah riseti menunjukkan ada kebiasaan harian yang berkaitan dengan penyusutan volume otak atau brain atrophy.
Makanan cepat saji terasa sangat nikmat karena otak manusia berevolusi menyukai gula, lemak, dan garam. Penjelasan ilmiah ini mengungkap alasan fast food mudah bikin ketagihan.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Tontonan yang diakses secara terus-menerus memicu adiksi yang membuat anak enggan berhenti menatap layar.
Saat seseorang menguap, cairan serebrospinal (CSF) atau cairan yang melindungi dan menjaga fungsi sistem saraf pusat bergerak menjauh dari otak.
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Agar tubuh tetap bertenaga dan fokus dalam beribadah, pemenuhan gizi seimbang menjadi kunci krusial yang harus diperhatikan masyarakat.
Kunci utama menjaga kesehatan ginjal terletak pada pemenuhan cairan yang cukup.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Pemilihan nutrisi yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidatif menjadi kunci utama dalam menjaga keremajaan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved