Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
OTAK anak mengalami perkembangan pesat di tahun-tahun awal kehidupan. Nutrisi yang tepat berperan penting dalam mendukung proses ini, membantu anak belajar, tumbuh, dan berkembang dengan optimal.
Meskipun semua nutrisi penting untuk pertumbuhan dan fungsi otak, beberapa nutrisi memainkan peran lebih besar dalam perkembangan awal otak dibandingkan yang lain.
Meski tidak ada makanan super yang dapat menjamin anak langsung pintar, namun pola makan yang baik sangat penting di tahun-tahun awal kehidupan seorang anak karena akan memengaruhi perkembangan otaknya dan membantu mempertajam kemampuan fisik dan mentalnya.
Karenanya, orangtua dapat mendukung perkembangan otak anak dengan menyediakan sejumlah makanan yang baik untuk mendukung perkembangan otak sehingga nantinya dengan nutrisi yang terpenuhi dan stimulasi yang baik, anak bisa mencapai potensi maksimalnya.
Berikut beberapa makanan yang dapat membantu agar otak anak cerdas dan pintar dilansir dari laman Klinik Pintar.
Pertama, telur merupakan makanan kaya nutrisi, seperti asam lemak omega-3, seng, lutein dan kolin, yang dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi pada anak-anak. Sedangkan kandungan kolin yang banyak ditemukan dalam kuning telur membantu memproduksi asetilkolin atau sel induk memori yang dapat meningkatkan daya ingat pada anak-anak.
Selanjutnya, Yogurt. Tidak hanya enak, yogurt juga kaya akan kalsium dan protein. Bahkan, yogurt dikenal sebagai makanan yang membuat otak cerdas dan pintar. Ini karena yogurt mengandung nutrisi seperti protein, seng, kolin dan yodium yang dibutuhkan untuk perkembangan otak dan proses neurologis. Namun pastikan memberikan si kecil yogurt tanpa pemanis untuk hasil yang maksimal.
Makanan untuk kecerdasan otak anak selanjutnya yaitu kacang. Kacang mengandung beberapa nutrisi bermanfaat untuk perkembangan otak termasuk seng, protein, zat besi, folat, dan kolin. Tak hanya itu, tingginya kadar vitamin E dalam kacang juga dapat mencegah degenerasi kognitif. Beberapa jenis kacang-kacangan yang baik untuk otak anak di antaranya, kacang merah, kedelai, kenari, almond, dan kacang tanah. Namun jika Anda khawatir si kecil tersedak saat makan kacang, Anda dapat mencoba menambahkan kacang ke makanan dalam bentuk bubuk atau bubur.
Alpukat juga mengandung lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda yang tinggi, yang merupakan jenis lemak baik yang penting untuk perkembangan otak anak. Lemak ini membantu membangun sel-sel otak dan meningkatkan fungsi kognitif anak. Menariknya, alpukat juga kaya akan vitamin E, antioksidan kuat yang membantu melindungi otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin E juga penting untuk perkembangan memori dan kemampuan belajar anak.
Terakhir ialah apel yang memang dikenal memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Namun tak banyak yang tahu bahwa apel merupakan salah satu makanan yang membantu agar anak cerdas. Apel bisa membantu melindungi kita dari bahan kimia sehari-hari yang bisa menyebabkan kerusakan sel otak. Tak hanya itu, apel juga mengandung antioksidan quercetin, yang telah terbukti melawan tanda-tanda penurunan mental sehingga membuat anak lebih fokus. (H-2)
Penelitian terbaru mengungkap paparan layar (screen time) pada usia di bawah 2 tahun dapat mempercepat pematangan saraf secara tidak alami dan memicu gangguan kecemasan.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dinilai masih berisiko tertinggal dari rata-rata dunia dan dapat menjadi ancaman serius di masa depan.
Tak semua makanan baik untuk anak. Ketahui lima makanan yang sebaiknya dihindari agar tumbuh kembang otak anak optimal.
Learning Time hadir dengan program bermain berbasis milestone untuk bantu orang tua menstimulasi perkembangan anak optimal sejak 1.000 hari pertama kehidupan.
Makanan harian yang tepat bisa membantu perkembangan otak anak, sehingga mereka lebih fokus, daya ingat kuat, dan cepat menangkap pelajaran.
Asupan energi yang seimbang di pagi hari berperan dalam mendukung proses berpikir, daya ingat, serta kesiapan fokus anak saat belajar.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Anemia defisiensi besi masuk dalam kategori anemia gizi. Kondisi ini terjadi akibat asupan zat besi yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh untuk memproduksi hemoglobin.
Kunci utama dalam menyiasati keterbatasan biaya adalah dengan mengoptimalkan bahan makanan lokal dan musiman yang lebih terjangkau.
Berbagai formula herbal dan rempah yang tersedia di dapur rumahan dapat dimanfaatkan secara efektif, baik untuk pencegahan maupun membantu proses penyembuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved