Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis anak lulusan Universitas Indonesia dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A,MPH menyebutkan beberapa tanda bahaya bahwa anak yang terkena influenza perlu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Pertama, ketika kebutuhan makan, tidur tidak tercukupi, dan minumnya juga jauh dari kebutuhan harian. Itu sudah perlu dibawa ke dokter," kata Mesty, dikutip Rabu (5/11).
Anak yang terserang influenza, saat penanganan di rumah, perlu mendapatkan istirahat dan asupan gizi yang cukup, selain obat penurun demam.
Apabila hal mendasar seperti istirahat dan asupan gizi yang cukup tidak terpenuhi, hal itu dapat menjadi tanda bahaya karena bisa memperburuk kondisi kesehatan. Oleh karena itu, anak membutuhkan intervensi berupa perawatan dokter agar kondisi dapat diperbaiki.
Tanda bahaya kedua dari anak yang mengalami influenza perlu mendapatkan pertolongan tenaga medis adalah ketika kesulitan bernapas, yang bisa dilihat apakah hidung kembang-kempis ketika menarik dan membuang napas.
"Dari hidungnya biasanya akan terlihat kembang kempis, baru dicek ke leher dan dada. Kalau kita lihat ada tarikan ke dalam yang cekung di bagian leher itu biasanya sudah ada kesulitan napas. Jangan tunggu sampai ada terlihat tarikan di dada. Biasanya dengan itu, bisa langsung dibawa ke rumah sakit," kata Mesty.
Ketiga, tanda bahaya lainnya yang perlu diwaspadai adalah ketika saturasi oksigen berada di bawah 95%. Saturasi oksigen dapat diperiksa oleh orangtua dengan menggunakan alat bernama oximeter yang dapat dibeli di toko-toko alat kesehatan.
Tanda bahaya keempat yang menandakan anak perlu segera dibawa ke rumah sakit adalah ketika demam mencapai 39-40 derajat Celsius, namun, tidak membaik meskipun sudah diberikan obat penurun panas.
Terakhir, Mesty menyebutkan apabila orangtua merasakan kekhawatiran maka anak juga bisa dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga medis.
"Karena tidak ada insting yang lebih tepat selain insting orangtua," kata dia.
Penyakit influenza menjadi salah satu penyakit yang sering terjadi di tengah kondisi pergantian musim dari kemarau ke hujan terutama ketika cuaca ekstrem.
Anak-anak menjadi kelompok rentan dari infeksi influenza karena daya tahan tubuhnya yang belum seoptimal orang dewasa.
Beberapa gejala yang dialami oleh penderita influenza di antaranya demam dengan suhu tinggi, batuk kering disertai hidung yang berair, nyeri di seluruh tubuh, dan rasa lelah yang luar biasa. (Ant/Z-1)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Penelitian University of Leeds terhadap 1.832 pasien menunjukkan bahwa kenyamanan selama perawatan memiliki korelasi positif terhadap proses pemulihan pasien.
Dia menambahkan bahwa sejauh ini hasil dari CKG didominasi oleh penyakit hipertensi, baik untuk usia anak-anak sampai lansia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved