Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan para orangtua mewaspadai gejala influenza pada anak, karena dalam kondisi tertentu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus tersebut bisa membahayakan.
Ketua Umum IDAI Piprim Basarah Yanuarso menyampaikan bahwa influenza bisa menimbulkan gejala berat pada anak-anak dengan komorbiditas.
"Salah satu hal yang jadi masalah adalah influenza bisa sangat berat, komplikasinya pada orang-orang dengan komorbiditas," katanya.
Kalau terjadi pada anak-anak dengan gangguan kesehatan seperti obesitas, sindrom metabolik, atau diabetes, ia mengatakan, maka serangan influenza dapat berakibat fatal seperti covid-19.
"Walaupun itu penyakit lama, pandemi influenza itu sudah puluhan tahun lalu, tapi ini tetap bisa menjadi ancaman kesehatan anak-anak di Indonesia dan bisa mempengaruhi komorbiditas maupun mortalitasnya," katanya.
Ia mengemukakan perlunya peningkatan upaya promotif dan preventif guna menekan risiko penularan influenza pada anak.
Menurut dia, penerapan pola hidup bersih dan sehat serta pelaksanaan vaksinasi dapat melindungi anak dari serangan berbagai virus influenza.
Oleh karena itu, ia mengatakan, IDAI memasukkan vaksinasi influenza ke dalam rekomendasi imunisasi tambahan bagi anak berusia enam bulan ke atas.
Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi IDAI Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subs Resp (K) menyampaikan perlunya memasukkan vaksinasi influenza ke dalam program imunisasi anak nasional.
Menurut dia, influenza merupakan penyakit pernapasan akut yang mudah menular dan bisa membahayakan kalau gejalanya berat.
Ia menjelaskan, gejala influenza biasanya mencakup demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta lelah dan lemas. Walaupun jarang terjadi, serangan influenza juga bisa menyebabkan muntah dan diare.
Nastiti menyampaikan penting orangtua mewaspadai tanda bahaya pada anak yang terserang influenza, yakni demam tinggi, susah minum, sesak nafas, kejang, penurunan kesadaran, dan sianosis atau kulit yang membiru di sekitar mulut.
Kalau anak mengalami gejala yang demikian maka sebaiknya segera membawanya ke fasilitas pelayanan kesehatan supaya bisa mendapat penanganan medis yang dibutuhkan. (Ant/Z-1)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Influenza atau flu adalah penyakit saluran pernapasan akut yang bisa menimbulkan gejala lebih berat, terutama pada anak-anak. Berikut perbedaan mendasar antara keduanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved