Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Multi Harapan Utama (MHU) berhasil memboyong dua penghargaan emas (Gold) dalam ajang Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2025. Acara yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Selasa (30/9) ini dihadiri langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Wakil Menteri Desa PDT Ariza Patria. Kehadiran para pejabat negara tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi sektor swasta dalam mendorong pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Dua penghargaan emas tersebut diberikan kepada MHU atas program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C serta Program Rumah Cokelat Lung Anai, yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas SDM dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Sejak 2019, MHU bersama PKBM Puteri Karang Melenu Loa Kulu menyediakan akses pendidikan formal bagi masyarakat sekitar area operasional. Program ini membuka kesempatan bagi warga yang putus sekolah untuk kembali menempuh pendidikan kesetaraan. Selain membiayai pendidikan, buku, dan honor guru, MHU juga melengkapi fasilitas dengan 10 unit komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Program ini diperkuat dengan pelatihan keterampilan vokasi seperti operator alat berat dan tata boga, sehingga lulusan memiliki daya saing di dunia kerja. Hingga 2024, program ini telah meluluskan 869 orang (276 perempuan dan 593 laki-laki), dengan 212 lulusan kini bekerja di MHU. Dari sisi dampak, program ini mencatat Social Return on Investment (SROI) sebesar 3,59 dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 3,72 dari skala 4—menunjukkan efektivitas serta apresiasi tinggi dari masyarakat.
Selain pendidikan, MHU juga sukses memberdayakan masyarakat adat Dayak Kenyah di Desa Lung Anai melalui Rumah Cokelat Lung Anai. Program ini mengoptimalkan potensi kakao lokal agar memiliki nilai tambah tinggi.
Bersama Kelompok Tani Lalut Isau, BUMDes, Dinas Perkebunan Kutai Kartanegara, Yayasan Peduli Desa Nusantara Madani, serta Universitas Kutai Kartanegara, MHU memberikan pendampingan, pelatihan, hingga dukungan fasilitas modern seperti mesin pengolahan kakao, rumah pengering, dan rumah produksi sesuai standar BPOM.
Rumah Cokelat dikelola oleh sekitar 50 petani dengan lahan total 100 hektare. Setiap petani rata-rata mengelola 2 hektare lahan dan mampu menghasilkan biji kakao mentah Rp30.000/kg. Biji kakao tersebut diolah menjadi produk cokelat batangan, bubuk kakao, hingga produk turunan lain yang bernilai tinggi. Program ini meningkatkan pendapatan petani 3–4 kali lipat, memperbesar keterlibatan perempuan dalam tata niaga, serta menjadi pusat pelatihan sekaligus destinasi agrowisata. Program ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Mining Support Division Head MHU, Wiwin S., menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan ini. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen MHU dalam menjalankan operasional berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG), dengan ukuran keberhasilan yang tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa program CSR MHU mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui pendidikan kesetaraan dan Rumah Cokelat Lung Anai, kami menghadirkan peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kualitas SDM lokal. Ke depan, kami akan terus memperluas dampak positif agar masyarakat bisa tumbuh bersama kami,” ujarnya.
Dengan raihan dua penghargaan emas ini, MHU menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai perusahaan tambang, tetapi juga mitra strategis masyarakat. Komitmen tersebut selaras dengan visi MMSGI untuk memastikan pertumbuhan bisnis selalu berjalan beriringan dengan pemberdayaan komunitas di berbagai wilayah Indonesia. (E-3)
Tujuan SDG yang dilakukannya tidak hanya lewat CSR semata, melainkan juga menjadikan perusahaan berwawasan lingkungan.
UPAYA menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini terus diperkuat melalui kegiatan edukasi dan peningkatan sarana sanitasi di lingkungan sekolah dasar.
Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan perusahaan, Mondelez Indonesia mendorong karyawan untuk terlibat dalam kegiatan sosial melalui Purpose Day 2025.
Kendaraan dinas yang diperiksa, di antaranya mobil dinas Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Hardianto dan mobil dinas Kepala Bagian Umum Kota Madiun.
SWISS-Belhotel Airport Yogyakarta memperingati hari ulang tahun yang ke-2 dengan menggelar berbagai kegiatan corporate social responsibility (CSR).
Pengembangan sepak bola putri di Tanah Air memasuki babak baru dengan perluasan jangkauan ke Pulau Kalimantan.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
Bank Jakarta meraih penghargaan Golden Champion in Satisfaction, Loyalty, & Engagement pada ajang 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Engagement (SLE) 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved