Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Rumah Vaksinasi Pusat Elsa Hufaidah menyampaikan bahwa gejala kejadian ikutan pascaimunisasi yang ringan seperti bengkak di area injeksi dan demam wajar terjadi setelah anak mendapat suntikan vaksinasi.
"Kami selalu menginformasikan bahwa semua vaksin itu memang ada risikonya. Akan tetapi, memang risikonya itu tidak sebanding dengan kalau kita kena penyakitnya," kata Elsa, dikutip Senin (22/9).
Dia mengatakan bahwa gejala seperti demam ringan dan pembengkakan di area injeksi umumnya bisa ditangani sendiri di rumah.
Kalau anak demam ringan setelah mendapat imunisasi, menurut dia, orangtua bisa memberikan kompres hangat. Kompres hangat bisa diletakkan di dahi, lipatan ketiak atau dada.
"Kalau suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celsius baru diberikan obat penurun panas. Tapi kalau di bawah itu, cukup ditangani dengan perawatan sederhana," katanya.
Jika anak mengalami reaksi lokal seperti nyeri dan bengkak di area injeksi, Elsa mengatakan, orangtua bisa memberikan kompres dingin.
Gejala yang bisa muncul setelah anak mendapat imunisasi antara lain nyeri, kemerahan, dan bengkak di bagian tubuh yang disuntik serta sakit kepala, demam, dan tidak enak badan sesaat setelah mendapat vaksinasi.
Menurut informasi yang disiarkan di laman resmi Kementerian Kesehatan, kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) yang ringan biasanya akan sembuh dalam satu sampai dua hari tanpa diberi obat.
Untuk meredakan efek samping vaksinasi yang ringan, orangtua bisa mengupayakan anak cukup istirahat, memberikan cukup air minum, memberikan obat penurun panas jika perlu, serta memberikan kompres dingin pada bagian tubuh yang nyeri.
Gejala berat juga berpeluang muncul akibat respons sistem imun terhadap vaksin, antara lain syok akibat alergi berat, penurunan
trombosit, kejang, dan otot lemah.
Namun, semua gejala itu sangat jarang ditemukan dan bisa diatasi tanpa menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang. (Ant/Z-1)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Kesiapan fisik dan mental adalah fondasi utama agar perjalanan mudik berlangsung aman.
SETELAH 10 tahun menjalin hubungan asmara, pasangan bintang Korea Selatan Kim Woo-bin dan Shin Min Ah akhirnya melangkah ke jenjang pernikahan
Teknik yang bisa dilakukan dalam membantu mengendalikan diri agar tidak implusif dalam pengambilan keputusan finansial, yaitu dengan teknik S-T-O-P.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved