Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis anak Ria Yoanita mengemukakan bahwa membiasakan anak untuk menerapkan pola makan sehat memerlukan upaya yang konsisten.
"Membiasakan anak makan sehat adalah proses yang perlu dilakukan secara konsisten, positif, dan dimulai sejak dini," kata Ria, Rabu (20/8).
Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menyampaikan bahwa upaya untuk membiasakan anak menerapkan pola makan sehat bisa mulai dilakukan pada masa pengenalan makanan pendamping air susu ibu atau MPASI, ketika anak berusia sekitar enam bulan.
"Sediakan makanan bergizi seimbang di rumah, buah, sayur, protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat," katanya.
Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu menyarankan para orangtua melibatkan anak dalam memilih atau menyiapkan makanan sehat untuk meningkatkan minat anak pada makanan sehat.
Makanan ultraproses yang biasanya memiliki kandungan gula, garam, dan lemak tinggi sebaiknya tidak diberikan kepada anak.
Ria mengemukakan bahwa pola makan anak di antaranya dipengaruhi oleh kebiasaan makan dalam keluarga serta pola pengasuhan yang diterapkan oleh orangtua.
Menurut dia, orangtua sebaiknya tidak menekan atau memaksa anak untuk makan agar anak bisa belajar mengenali rasa lapar dan kenyang.
"Biarkan anak belajar mengenali rasa lapar dan kenyang," katanya.
Namun, ia menyarankan para orangtua membuat jadwal agar anak terbiasa makan secara teratur, tiga kali makan makanan utama dan dua kali makan camilan sehat.
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sebelumnya menyampaikan bahwa keluarga berperan penting dalam upaya pemenuhan kebutuhan gizi dan penanganan masalah gizi pada anak.
"Berbicara gizi tidak bisa lepas dengan urusan perilaku keluarga," kata Deputi Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sukaryo Teguh Santoso. (Ant/Z-1)
Mana yang lebih baik untuk jantung? Studi terbaru terhadap 200 ribu orang selama 30 tahun ungkap kualitas makanan lebih penting daripada sekadar jumlah lemak atau karbo.
Berat badan tak kunjung turun meski rutin olahraga? Terlalu banyak kardio, kurang istirahat, hingga pola makan bisa jadi penyebabnya. Simak penjelasannya.
Pola makan sehat bisa membantu mencegah risiko demensia. Buah beri, sayuran hijau, ikan berlemak, kacang, dan minyak zaitun efektif lindungi fungsi otak.
Pola makan sehat di komunitas pedesaan tidak hanya bergantung pada akses toko, tetapi sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan kepercayaan diri dalam mengelola makanan.
Studi terbaru 2026 membuktikan Diet Mediterania menurunkan risiko stroke pada wanita hingga 25%. Simak panduan lengkap dan tips praktisnya di sini.
Pola makan berperan besar pada penuaan kulit. Kenali 8 jenis makanan dan minuman yang dapat merusak kolagen dan membuat wajah tampak lebih tua.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved