Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
CACINGAN menjadi masalah kesehatan yang umum terjadi pada anak-anak. Kelompok usia yang paling rentan adalah anak-anak antara 5 hingga 10 tahun. Meskipun penyakit ini mudah diobati, infeksi berulang sering terjadi jika tidak ada tindakan pencegahan yang tepat.
Mari kita kenali tanda-tanda cacingan, cara mengobatinya, dan langkah-langkah pencegahan yang bisa kita lakukan.
Penularan cacing pada anak biasanya terjadi ketika telur cacing yang menempel pada tangan atau kaki tidak sengaja tertelan. Kebanyakan kasus cacingan tidak menimbulkan gejala yang parah, namun ada beberapa tanda khas yang dapat dikenali:
Selain itu, pada beberapa kasus, cacing bisa terlihat saat anak buang air besar (BAB) atau di sekitar anus. Salah satu jenis cacing, seperti cacing kremi, terlihat seperti potongan benang putih kecil berukuran sekitar 2–13 mm.
Jika anak menunjukkan gejala cacingan, pemberian obat cacing adalah solusi utamanya. Obat-obatan ini berfungsi membunuh cacing dalam tubuh.
Penting untuk diingat, penggunaan obat harus sesuai dengan anjuran dokter atau petunjuk pada kemasan untuk memastikan dosis yang tepat dan aman bagi anak. Jika gejala berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan ke dokter.
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kunci pencegahan cacingan adalah dengan memutus rantai penularannya melalui pola hidup bersih dan sehat. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda praktikkan di rumah:
Pastikan makanan yang dikonsumsi anak sudah bersih dan matang sepenuhnya. Hindari konsumsi sayuran mentah yang tidak dicuci dengan benar atau daging yang belum matang, karena bisa menjadi sumber penularan.
Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan di atas, Anda dapat melindungi anak dari infeksi cacing dan menjaga kesehatannya secara menyeluruh. (AloDokter/Z-2)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Ada tiga jenis cacing yang umumnya menginfeksi anak-anak yakni cacing gelang, cacing tambang) dan cacing cambuk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved