Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Siklon Tropis Ragasa saat ini terpantau di Laut Filipina, timur laut Pulau Luzon, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 95 knot dan tekanan minimum 935 hPa, pada hari ini Minggu, 21 September 2025.
Siklon ini bergerak ke arah barat hingga barat laut dan berpotensi menguat dalam 24 jam ke depan.
Fenomena tersebut memicu peningkatan kecepatan angin (low level jet) serta pembentukan daerah konvergensi di daratan Filipina bagian utara, Laut Sulu, dan Samudera Pasifik Timur.
Selain itu, BMKG juga mencatat adanya sirkulasi siklonik di Samudera Pasifik timur laut Papua, serta sejumlah konvergensi di Bengkulu, Sumatra, Banten, Kalimantan, hingga Sulawesi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Kalimantan Utara. Sementara itu, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di beberapa wilayah lain.
Warga juga diminta mewaspadai banjir rob di pesisir Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Maluku.
Gelombang laut dengan ketinggian 2,5-4 meter diperkirakan terjadi di Samudera Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, serta Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB.
Sementara itu, suhu udara panas antara 32-35 derajat celcius diprediksi melanda Kendari, Makassar, dan Gorontalo.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG, situs resmi bmkg.go.id, serta kanal media sosial resmi BMKG.
Sumber: Youtube BMKG
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca NTT 22-24 Maret 2026. Sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved