Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Cuaca di Indonesia pada sepekan ke depan diperkirakan bervariasi dengan potensi hujan lebat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, serta kawasan Indonesia bagian tengah dan timur. Kondisi ini dipengaruhi oleh fase Dipole Mode Index (DMI) negatif (-1,28) yang meningkatkan kandungan uap air, serta anomali OLR bernilai negatif di sebagian besar wilayah yang menjadi indikator terbentuknya awan hujan.
Selain itu, aktivitas MJO, gelombang Kelvin, dan gelombang Rossby Ekuator masih aktif di sejumlah wilayah, termasuk Samudra Hindia barat Sumatera hingga selatan Banten, Laut Jawa, Sulawesi Utara, Kepulauan Aru, Laut Arafuru, dan Papua Selatan. Sirkulasi siklonik juga diperkirakan muncul di Samudra Hindia barat Bengkulu dan Selat Makassar, membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di beberapa wilayah, seperti perairan barat daya Banten, Lampung, Bengkulu, pesisir utara Jawa Barat, serta sejumlah daerah di Sulawesi.
Kondisi labilitas lokal kuat turut mendukung pembentukan awan hujan di banyak wilayah, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, dan Papua.
"BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, angin kencang, serta peninggian gelombang laut," ungkap BMKG dalam keterangan resmi, Kamis (9/9).
Nelayan dan pelaku pelayaran diminta memperhatikan peringatan dini terkait angin kencang dan gelombang tinggi.
Pada periode 9-11 September 2025, hujan ringan hingga lebat berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Peningkatan hujan intensitas sedang diperkirakan meluas hingga Jakarta, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. BMKG menetapkan status siaga hujan lebat untuk Aceh, Sumatra Utara, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan. Sementara angin kencang perlu diwaspadai di Jawa Barat.
Sementara itu, pada periode 12-15 September 2025, cuaca masih didominasi hujan ringan hingga lebat. Hujan intensitas sedang diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. BMKG menetapkan siaga hujan lebat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bangka Belitung, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Angin kencang juga berpotensi terjadi di Jawa Barat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap hujan lebat disertai angin kencang dan petir, serta siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Informasi cuaca terkini dapat dipantau melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, maupun kanal media sosial @infoBMKG. (E-3)
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menyampaikan curah hujan pada Maret 2026 dan musim arus mudik Lebaran 2026 masih tergolong tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Kondisi cuaca di Jawa Tengah masih diguyur hujan ringan-sedang secara merata pada Senin (2/3), bahkan cuaca ekstrem meningkat di 25 daerah.
KONDISI cuaca di sejumlah lokasi di Bali masih belum normal. Selain masih diliputi mendung dan hujan ringan juga berhembus angin cukup kencang hingga menumbangkan pohon.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk Minggu, 4 Januari 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk periode Minggu, 25 Mei 2025. Cuaca di berbagai wilayah Indonesia dipengaruhi oleh sirkulasi siklonik.
Untuk suhu udara berkisar 16 - 33°C dengan kelembaban relatif 59 - 100%. Angin dominan bertiup dari barat dengan kecepatan 10 - 50 km/jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved