Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU besar bidang pangan dan gizi dari Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan MS mengatakan bahwa edukasi untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pembatasan konsumsi makanan dan minuman manis sebaiknya dimulai dari keluarga.
Menurut Prof Ali, dalam hal ini orangtua bisa memulainya dengan memberi tahu anak jenis-jenis makanan yang lebih baik dikurangi atau dibatasi konsumsinya demi kesehatan.
"Membatasi makanan manis untuk anak-anak itu adalah merupakan tanggung jawab orangtua, oleh karena itu kita edukasi di level tingkat keluarga itu menjadi sangat penting, sehingga anak bisa menentukan sendiri mana makanan yang harus dibeli pada saat jajan dan mana yang tidak,"
katanya, dikutip Selasa (16/9).
Dia mengemukakan bahwa orangtua bisa membuat kesepakatan dengan anak mengenai pengaturan waktu makan makanan atau minuman manis. Misalnya, makanan manis hanya boleh dikonsumsi pada akhir pekan atau tiga hari sekali.
"Jadi senyamannya anak dan senyamannya orangtua di dalam menerapkan, kapan bisa mengkonsumsi makanan manis," katanya.
Prof. Ali mengemukakan bahwa konsumsi makanan atau minuman manis dalam kemasan tidak bisa sepenuhnya dihindari mengingat anak-anak bisa dengan mudah membelinya dengan harga terjangkau di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Namun, harapannya konsumsi makanan dan minuman manis anak-anak bisa dikurangi dengan meningkatkan pemahaman mereka mengenai masalah-masalah kesehatan yang bisa muncul akibat mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan.
Makanan dan minuman manis dalam kemasan biasanya mengandung gula tambahan, yang jika dikonsumsi terlalu banyak bisa memicu berbagai masalah kesehatan.
Mengonsumsi makanan dengan kadar gula tambahan secara berlebihan bisa menyebabkan kenaikan berat badan serta obesitas, mengakibatkan kerusakan gigi, serta memicu peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pemerintah sedang dalam proses menyiapkan ketentuan mengenai pelabelan kadar nutrisi seperti gula, garam, dan lemak pada produk makanan dan minuman.
Prof Ali memahami bahwa pemerintah membutuhkan waktu untuk menyiapkan dan memberlakukan peraturan mengenai pencantuman kandungan nutrisi pada produk makanan dan minuman dalam kemasan.
"Penundaan label dua tahun ke depan itu merupakan bagian dari persiapan industri untuk mungkin menghabiskan sisa-sisa produk yang sudah terlanjur diproduksi atau sudah direncanakan diproduksi, sehingga dalam waktu dua tahun sudah ada persiapan yang lebih baik untuk mereka memasang label gizi pada kemasan produk makanan manis, berlemak, dan mengandung garam," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (22/3), ayah Vidi, Harry Kiss, membagikan potret dirinya bersama sang istri di depan rumah.
Sejalan dengan imbauan Pemerintah, masyarakat diajak untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dengan mengurangi paparan gawai.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Kemendukbangga/BKKBN menyiapkan sejumlah posko layanan keluarga di berbagai titik strategis jalur mudik Lebaran 2026 yang tersebar di 31 provinsi
Salah satu fitur unggulan dari Omni C28 adalah HydroJet Self-Clean Roller Mop.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Saat ini, banyak platform telah menyediakan fitur kendali orangtua (parental control), namun belum semua orangtua memahami cara mengoperasikannya.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
Pendampingan orangtua selama film berlangsung sangatlah krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada anak.
Menyaksikan tontonan yang tidak sesuai klasifikasi usia merupakan ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved