Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, Anda mungkin bertanya-tanya apakah Anda perlu minum obat untuk mengatasinya. Ternyata perubahan gaya hidup berperan penting mengatasi tekanan darah tinggi.
Jika penderita hipertensi mampu menerapkan gaya hidup sehat, tekanan darah bisa menurun secara signifikan dan risiko terkena komplikasi pun bisa berkurang.
Orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas berisiko alami peningkatan tekanan darah. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, sesak napas, penglihatan kabur, dan rasa lelah yang berlebihan.
Untuk menjaga berat badan yang sehat, penting mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan rutin berolahraga. Selain itu, menghentikan kebiasaan merokok dan mengurangi konsumsi alkohol juga sangat dianjurkan guna mencegah penambahan berat badan.
Olahraga bisa menguatkan otot jantung dan membuat dinding pembuluh darah lebih elastis dan rileks. Kondisi itu bisa membuat aliran darah menjadi lancar dan tekanan darah lebih stabil. Disarankan untuk berolahraga selama 30 menit, 3–5 kali dalam seminggu.
Jika waktu untuk olahraga terbatas, tetaplah aktif bergerak agar tubuh tetap sehat. Contohnya adalah menyempatkan diri berjalan kaki, menaiki tangga, atau membereskan rumah.
Mengonsumsi makanan yang kaya akan biji-bijian utuh, buah-buahan, sayur-sayuran, dan produk susu rendah lemak serta rendah lemak jenuh dan kolesterol dapat menurunkan tekanan darah tinggi hingga 11 mmHg. Contoh pola makan yang efektif mengendalikan tekanan darah antara lain diet Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) dan diet Mediterania.
Kalium dalam makanan dapat mengurangi efek garam dapur dan natrium pada tekanan darah. Pembuat makanan sering menambahkan natrium ke makanan olahan agar terasa asin. Konsumsi 3.500 hingga 5.000 miligram (mg) kalium sehari. Ini dapat menurunkan tekanan darah 4 hingga 5 mm Hg. Tanyakan kepada dokter Anda berapa banyak kalium yang harus Anda konsumsi.
Cara cepat menurunkan hipertensi adalah dengan mengurangi konsumsi garam atau sodium secara berlebihan. Garam ini sering ditemukan dalam camilan, minuman ringan, dan makanan kaleng.
Kelebihan garam dalam tubuh bisa menyebabkan tekanan darah meningkat, sehingga penting untuk menjalani diet rendah garam dengan asupan sodium sekitar 1.500 hingga 2.000 mg per hari.
Selain itu, mengonsumsi bahan herbal seperti bawang putih juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Bawang putih mengandung senyawa allicin yang efektif meredakan gejala hipertensi dan bisa ditambahkan ke dalam masakan.
Kebiasaan mengonsumsi alkohol bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berisiko mengganggu kesehatan, tergantung pada pola hidup seseorang.
Jika diminum dalam jumlah kecil, alkohol dapat melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun sementara waktu.
Namun, konsumsi alkohol berlebihan dan dalam jangka panjang dapat memicu hipertensi serta meningkatkan risiko penyakit serius, yang berujung pada kerusakan pembuluh darah dan organ tubuh.
Melakukan 5 perubahan gaya hidup ini merupakan perjalanan jangka panjang, dan terkadang terasa menantang. Jadi, mintalah dukungan dari keluarga atau teman saat Anda membutuhkannya. Orang-orang yang Anda kasihi mungkin akan mendorong Anda untuk menjaga diri sendiri, mengantar Anda ke pemeriksaan kesehatan, atau memulai program olahraga bersama Anda untuk menjaga tekanan darah tetap rendah. (Mayo Clinic/Ciputra Hospital/alodokter/Z-2)
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Malas ke gym? Pakar kesehatan Jo Blodgett bagikan tips 'activity snacking' untuk tingkatkan kebugaran lewat kebiasaan harian sederhana.
Terdapat filosofi yang serupa antara olahraga lari dan manajemen keuangan, yakni kedisplinan dan konsistensi.
INDUSTRI kebugaran di Indonesia dinilai memiliki masa depan yang menjanjikan. Hal itu sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat di kalangan masyarakat.
GERD merupakan kondisi gangguan pencernaan kronis yang terjadi saat asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus) secara berulang.
Studi global mengungkap hubungan air minum asin dengan kenaikan tekanan darah. Ancaman serius bagi warga pesisir akibat perubahan iklim.
Satu dari lima remaja Indonesia mengalami tekanan darah di atas normal. Kondisi ini membuka jalan bagi hipertensi dan penyakit kronis di usia produktif.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Inovasi ini dirancang khusus untuk membantu menurunkan stres psikologis pada penderita hipertensi, sebuah faktor yang sering terabaikan dalam penanganan tekanan darah tinggi.
Selain hipertensi, Dinkes Batam juga menyoroti tingginya beban penyakit menular dan pernapasan. I
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved