Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT Tidak Menular (PTM) kini bukan lagi monopoli kelompok usia lanjut. Memasuki tahun 2026, pergeseran epidemiologi menunjukkan tren yang mengkhawatirkan: penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi semakin sering ditemukan pada kelompok usia produktif, bahkan remaja. Fenomena ini menjadi ancaman serius bagi visi Indonesia Emas 2045, mengingat kesehatan adalah modal utama produktivitas bangsa.
Perubahan gaya hidup radikal dalam satu dekade terakhir menjadi pemicu utama. Pola hidup sedenter digital, di mana aktivitas fisik berkurang akibat ketergantungan pada layar, berpadu dengan konsumsi makanan olahan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL).
Tren minuman manis kekinian seperti boba dan kopi susu, serta peningkatan penggunaan rokok elektrik (vape) yang mencapai prevalensi 8 persen pada 2023, mempercepat kerusakan metabolik sejak dini. Selain itu, beban stres psikososial di era kompetisi digital turut berkontribusi pada peningkatan tekanan darah dan gangguan hormon.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) terbaru dan laporan Global Burden of Disease 2025, situasi kesehatan generasi muda berada di titik kritis:
Banyak anak muda merasa "kebal" karena merasa masih bugar. Namun, tubuh sering kali memberikan sinyal halus yang kerap diabaikan:
Rasa lelah yang tidak hilang meski sudah istirahat cukup bisa menjadi indikasi awal gangguan metabolisme glukosa atau fungsi jantung.
Dua gejala klasik ini merupakan tanda awal diabetes tipe 2 yang mulai banyak ditemukan pada usia 20-an.
Sering dianggap sebagai efek kurang tidur, padahal bisa jadi merupakan tanda hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Kadar gula darah yang tidak stabil dapat memengaruhi lensa mata, menyebabkan pandangan kabur secara tiba-tiba.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah memulai langkah masif dengan program skrining kesehatan gratis bagi 53 juta pelajar sejak Juli 2025. Namun, kesadaran individu tetap menjadi kunci utama.
Gunakan prinsip CERDIK untuk memitigasi risiko:
Apakah PTM bisa disembuhkan total?
Sebagian besar PTM bersifat kronis, namun dapat dikendalikan dengan gaya hidup sehat agar penderita tetap bisa produktif.
Kapan sebaiknya mulai cek gula darah?
Bagi individu dengan gaya hidup kurang aktif, pemeriksaan rutin disarankan mulai usia 20 tahun.
Apakah vape lebih aman dari rokok biasa?
Tidak. Vape mengandung zat kimia yang dapat memicu peradangan pembuluh darah dan gangguan paru kronis.
(WHO NCD Report 2025, Kemenkes RI (SKI 2023), Global Burden of Disease/H-3)
PREVALENSI obesitas nasional pada penduduk berusia sekitar 18 tahun di Indonesia mengalami peningkatan. Angka ini naik dari 21,8% pada tahun 2018 menjadi 23,4% pada tahun 2023.
Berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, hingga gagal ginjal kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.
“Cakupannya yang tahun lalu dilakukan di puskesmas dan sekolah, tahun ini kita mau lakukan di tempat kerja. Termasuk DPR RI,”
Food Policy Fellowship 2025 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan, resmi ditutup.
Jakarta membutuhkan langkah terstruktur untuk menekan peningkatan obesitas dan diabetes.
Puasa Ramadan tingkatkan sensitivitas insulin penderita diabetes. Simak panduan pola makan, aturan hidrasi 2-4-2, dan tips medis dari pakar endokrin di sini.
Penderita diabetes berisiko tinggi mengalami masalah kaki akibat kerusakan saraf dan aliran darah. Lakukan pemeriksaan kaki rutin untuk mencegah infeksi serius dan amputasi.
Kaki merupakan bagian tubuh yang paling rawan terluka karena fungsinya sebagai penumpu utama beban tubuh.
Pemahaman mengenai klasifikasi diabetes melitus sangat penting karena setiap tipe memiliki karakteristik dan penyebab yang berbeda.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan prinsip gizi seimbang dalam memilih menu berbuka puasa selama bulan Ramadan 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved