Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia S Dian Rachmawati membagikan kiat mencegah penyakit umum atau common illness yang biasa ada pada peralihan musim ekstrem atau pancaroba.
Salah satunya memperhatikan kualitas udara dan paparan polusi sehari-hari, yang ternyata merupakan penyebab yang sering ditemui pada
common illness seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), selain karena perubahan cuaca.
"Kita sudah mulai aware sekarang bahwa ternyata common illness ini nggak cuma dipengaruhi oleh cuaca, tetapi juga pada musim-musim tertentu atau mungkin pada saat kondisi tertentu, ini ternyata polusi atau kualitas udara itu juga banyak mempengaruhi kejadian dari ISPA," kata Dian, dikutip Sabtu (10/5).
Dian menyarankan untuk menghindari risiko penyakit pernapasan karena polusi, sebelum keluar rumah masyarakat bisa mengecek kualitas udara dari sosial media atau aplikasi terkait.
Hal ini dapat meminimalkan risiko ISPA sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga meskipun bukan pada musim-musim perubahan cuaca ekstrim atau pancaroba.
Selain itu, menjaga daya tahan tubuh juga bisa dilakukan dengan melakukan manajemen stres dan memenuhi nutrisi dari antioksidan yang
berperan meredakan stres berlebihan.
"Tentu dengan usia-usia kita sekarang, banyak deadline yang dikejar, banyak hal-hal yang kita harus lakukan dalam suatu waktu bersamaan, itu akan memicu stres berlebih. Jadi pentingnya antioksidan salah satunya untuk ini, karena ketika kita stres berlebih, tubuh itu akan
memacu oksigen lebih banyak," katanya.
Dian juga menyarankan untuk menjaga stamina dengan olahraga seminggu tiga sampai lima kali dan tidur yang cukup enam sampai delapan jam sehari. Serta memenuhi kebutuhan cairan 8-10 gelas per hari atau kurang lebih dua liter.
Ia juga mengingatkan untuk menjaga kebersihan tangan dan melakukan pola hidup bersih dan sehat seperti saat waktu pandemi covid 19.
"Ketika kita melakukan pola hidup yang bersih dan sehat, itu ternyata kita juga bisa mengurangi kejadian infeksi. Maka rutin cuci tangan
itu juga akan membantu untuk mengurangi risiko," katanya.
Upayakan juga untuk rutin melakukan vaksinasi influenza setahun sekali, dan menambah suplemen vitamin baik oral seperti obat atau injeksi vitamin. (Ant/Z-1)
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved