Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI gizi dari Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita membagikan sejumlah kiat untuk menjaga kualitas Makanan Pendamping ASI (MPASI) pertama ketika berkendara di musim liburan.
"Jika bepergian jauh, MPASI bisa tetap diberikan dengan memperhatikan syarat-syarat keamanan pangan," kata Kepala Instalasi Gizi RSAB Harapan Kita Siti Dharma Azizah, Rabu (22/1).
Siti menuturkan MPASI harus bertahan di suhu ruang sekitar 4 sampai 6 jam setelah pengolahan. Jika waktu tempuh perjalanan masih dalam batas waktu tersebut, MPASI yang sudah dibuat di rumah masih dapat dibawa.
Jika lebih dari waktu tersebut, MPASI bisa dibawa menggunakan cooler bag dengan suhu sekitar 4 derajat. Makanan dapat dipanaskan ulang ketika sampai di tempat dengan suhu di atas 70 derajat.
"Atau jika perjalanan memerlukan waktu yang lebih lama, dapat membawa makanan MPASI instan yang tentunya perlu membawa air hangat untuk melarutkannya, serta makanan selingan yang tahan seperti biskuit bayi agar kebutuhan kalori anak tetap tercukupi," ujar dia.
Ia melanjutkan MPASI yang dibawa juga perlu memperhatikan kondisi cuaca di jalan. Sebagai bentuk antisipasi agar kandungan gizi seimbang
tetap terjaga, MPASI yang dibawa dapat banyak mengandung protein terutama protein hewani dari daging, ayam, atau telur.
Tujuannya yakni supaya imunitas tubuh bayi tetap terjaga dan tidak mudah terkena dampak dari cuaca yang kurang menguntungkan.
Adapun makanan yang disarankan untuk meningkatkan berat badan bayi selama musim liburan, Siti menekankan pada prinsipnya jika bayi makan dengan komposisi gizi seimbang dan porsi yang sesuai dengan usianya, maka peningkatan berat badan tetap bisa sesuai dengan grafik pertumbuhannya.
"Tentunya di samping makanannya disiapkan yang bergizi, cara penyimpanan makanan yang sesuai dan cara pengolahan yang higienis juga
perlu diperhatikan, sehingga anak bisa terhindar dari kondisi yang tidak diharapkan," pungkas dia. (Ant/Z-1)
Perbedaan paling mencolok dari burnout dan post holiday blues terletak pada dampak emosional dan sikap individu terhadap tanggung jawabnya.
Keterlibatan orangtua sangat krusial dalam membangun kepercayaan diri anak saat harus beradaptasi kembali dengan lingkungan pendidikan usai periode liburan.
Psikolog Virginia Hanny menjelaskan fenomena post holiday blues yang kerap menyerang pekerja dan pelajar usai liburan. Kenali gejalanya dan kapan harus waspada.
SELAMA liburan Natal dan hari tahun baru sebanyak 8,6 juta warga kunjungi Jawa Tengah,
Membeludaknya wisatawan ini di sisi lain memberi dorongan ekonomi yang signifikan sekaligus menghadirkan tekanan baru bagi kehidupan perkotaan.
Al Azhar Memorial Garden mencatat peningkatan kunjungan saat musim liburan. Pemakaman muslim di Karawang Timur ini menawarkan suasana taman asri.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved