Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM sering menjadi jendela bagi penonton untuk memahami berbagai konsep pengetahuan, termasuk teori evolusi.
Selain menghibur, film-film bertema evolusi juga memberikan wawasan menarik tentang proses evolusi dan dampaknya terhadap kehidupan di Bumi.
Berikut ini adalah rekomendasi film bertema evolusi yang layak untuk Anda tonton:

Film komedi fiksi ilmiah yang disutradarai Ivan Reitman ini dibintangi oleh David Duchovny dan Orlando Jones. Cerita dimulai dengan sekelompok ilmuwan yang menemukan organisme asing dari meteor. Organisme ini berevolusi dengan cepat menjadi makhluk kompleks dan berbahaya.
Film ini menggabungkan humor dan aksi, sekaligus menyoroti pentingnya pemahaman evolusi dalam konteks kehidupan luar angkasa. Dengan sentuhan komedi, Evolution berhasil membuat tema sains terasa menyenangkan dan mudah dicerna.

Disutradarai oleh Mike Cahill, I Origins mengangkat tema sains yang berpadu dengan pertanyaan filosofis. Ian Gray, seorang ilmuwan molekuler, menemukan hubungan unik antara sains dan spiritualitas saat meneliti mata manusia dan bertemu dengan Sofi, seorang wanita misterius.
Film ini menggali tema cinta, kehilangan, dan pencarian makna hidup. Melalui dilema yang dihadapi Ian, penonton diajak merenungkan bagaimana sains dan spiritualitas bisa saling melengkapi.

The Titan menggambarkan eksperimen genetik untuk membuat manusia mampu bertahan hidup di Titan, salah satu bulan Saturnus. Rick Janssen (Sam Worthington) mengalami perubahan fisik dan mental dramatis sebagai bagian dari eksperimen ini.
Film ini mempertanyakan batas etika dan moral dalam rekayasa genetik, sekaligus menyoroti risiko besar yang menyertai inovasi ilmiah dalam evolusi manusia.

Film horor fiksi ilmiah ini mengeksplorasi eksperimen genetik yang berujung bencana. Dalam cerita ini, sekelompok individu harus bertahan hidup melawan makhluk buatan di sebuah fasilitas penelitian.
Sanctuary menghadirkan ketegangan sambil mengajak penonton mempertanyakan etika eksperimen ilmiah yang berkaitan dengan evolusi. Film ini memperingatkan bahaya jika manusia salah memahami dan mengendalikan proses evolusi.

Remake dari film klasik 1968 ini menceritakan Leo Davidson (Mark Wahlberg), seorang astronot yang terdampar di planet yang dikuasai oleh kera cerdas. Kera-kera tersebut berevolusi menjadi spesies dominan akibat eksperimen genetik manusia.
Dengan aksi spektakuler dan pesan sosial-politik yang kuat, Planet of the Apes mengajak penonton merenungkan dampak intervensi manusia terhadap evolusi dan hubungan antara manusia serta hewan.
Menonton film-film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membuka wawasan baru tentang sains, khususnya teori evolusi. Setiap film memberikan perspektif unik tentang bagaimana evolusi membentuk kehidupan di Bumi.
Selamat menonton! (Scifilog/Z-10)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Batu itu belakangan dikonfirmasi sebagai kaolinit, jenis mineral kaya aluminium yang pada umumnya terbentuk melalui proses pelapukan panjang di tempat yang hangat dan sangat lembap
Fenomena ini sering membuat kita bertanya-tanya, apakah waktu memang benar-benar berubah, atau hanya cara kita merasakannya yang berbeda.
Badan Antariksa Eropa (ESA) menargetkan tujuan jangka panjang untuk mengirim wahana antariksa ke Enceladus, salah satu bulan Saturnus yang diselimuti es.
Saat Matahari mati dan berubah menjadi katai putih, zona layak huni baru bisa terbentuk di sekitarnya.
Penelitian terbaru dengan data NASA Dawn mengungkap planet kerdil Ceres kemungkinan pernah layak huni miliaran tahun lalu.
Kawah Anders’ Earthrise di Bulan digunakan wahana JUICE ESA untuk uji radar RIME sebelum menjelajah bulan-bulan es Jupiter demi mencari tanda kehidupan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved