Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJADI pemicu dari gangguan kognitif dan sistem imun anak, terhitung pada 2023, sebanyak 21,5% anak Indonesia mengalami stunting. Ray Wagiu Basrowi, selaku Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia, mengimbau orangtua untuk fokus memenuhi nutrisi untuk gizi anak menghindari resiko besar stunting.
Pada laporan survei kesehatan 2023, sebanyak 21,5% anak mengalami stunting dan sebanyak 15,5% anak remaja mengalami anemia.
Dicirikan oleh anak yang terlihat pucat, lemah dan lemas, respon lambat hingga berat badan tidak ideal. Stunting dan anemia disebabkan oleh malnutrisi yang biasa terjadi secara bertahap, ketika orangtua tidak memenuhi asupan nutrisi pada anak.
Baca juga : Cegah Stunting, Atasi Anemia pada Anak
Menurut Ilzam Nuzulul Hakiki, selaku Co-Founder Gaia Parenting, “Masih banyak banget orangtua yang tidak tahu mengenai manfaat dari nutrisi untuk anak itu apa, kebanyakan dari mereka kurang peduli tentang manfaat nutrisi untuk mencegah penyakit serius seperti stunting dan anemia. Bahkan ada penelitian mengenai orangtua cenderung membiarkan anaknya mau makan apa, yang imbasnya ya ke anaknya, mau makan tapi cuma makanan yang dia mau aja, tanpa ngeliat nutrisi yang terkandung.”
Nutrisi merupakan kandungan dalam makanan, yang membantu menjaga kesehatan dan mempertahankan fungsi tubuh. Zat besi, mineral, vitamin C, protein hingga karbohidrat merupakan nutrisi yang paling dibutuhkan oleh tubuh.
Nutrisi pada anak, dapat terpenuhi melalui konsumsi makanan tertentu. Seperti, sayuran hijau, susu dan sereal, daging merah, dan protein hewani ikan yang mengandung limpahan zat besi di dalamnya.
Baca juga : Anemia dan Stunting masih Momok Tumbuh Kembang Anak
Makanan dengan kandungan nutrisi berlimpah yang mudah ditemukan dimana-mana, adalah ikan kembung, yang mengandung setidaknya 0,9 miligram zat besi setiap 100 gramnya. Omega-3, mineral hingga protein juga terkandung didalam ikan kembung.
Tetapi perlu diingat, dalam mengolah makanan agar tetap bernutrisi, makanan tersebut tidak boleh diproses berlebihan, hingga menghilangkan kandungan nutrisi didalamnya.
Ray mengatakan, “Salah satu bahan pangan yang sangat bernutrisi, murah, dan mudah dicari itu ikan kembung. Zat besi, bahkan mineral itu ada loh didalam kandungan ikan kembung. Tapi orangtua perlu waspada, jangan anaknya dikasih ikan kembung tapi digoreng kriuk, kalo begitu sama aja bohong, nutrisinya cuma lewat dan gak ngasih dampak baik juga untuk tubuh."
Baca juga : Danone dan SGM Cegah Anemia dan Optimalkan Kognitif Generasi Maju
Mengonsumsi makanan kaya akan nutrisi oleh anak sangatlah penting, melihat dari peran nutrisi sebagai pendukung tumbuh kembang anak, mempertahankan imun tubuh, dan menghindari anak dari penyakit serius seperti stunting dan anemia.
Memegang peran penting dalam tumbuh kembang, asupan nutrisi pada anak dibutuhkan sejak 1000 hari pertama kehidupan, yaitu masa awal kehidupan anak, yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan (sekitar 270 hari), hingga anak berusia 2 tahun.
Maka dari itu, Ray hadir di acara IdeaFest 2024, untuk memperkuat edukasi serta pemahaman orang tua terkait pentingnya nutrisi pada anak. Hal itu dilakukan dengan cara mengimbau orangtua untuk lebih kritis, mencari wawasan mengenai manfaat nutrisi, resiko malnutrisi, hingga pelajari ciri-ciri anak kekurangan nutrisi.
Ray menambahkan, “Sekarang ini sudah banyak web yang tersedia untuk pembelajaran bahkan menguji apakah anak memiliki ciri-ciri malnutrisi, biasanya tes ini dilakukan dengan mengisi kuesioner, setelah itu apabila ada indikasi anak mengalami malnutrisi, maka orang tua diharuskan untuk berkonsultasi dengan dokter ahli." (Z-1)
Memahami perbedaan antara pucat biasa dan pucat akibat gagal ginjal dapat menjadi langkah penyelamatan nyawa yang krusial bagi Anda dan keluarga.
Anemia renal adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) berada di bawah normal akibat penurunan fungsi ginjal, berbeda dengan anemia biasa.
Menu ini diharapkan bisa menjadi contoh bagaimana pangan lokal dan bahan tradisional dapat diolah menjadi makanan bergizi yang fungsional dan mudah diterima masyarakat.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Anemia defisiensi besi masuk dalam kategori anemia gizi. Kondisi ini terjadi akibat asupan zat besi yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh untuk memproduksi hemoglobin.
SAAT ini, di Indonesia terdapat sekitar 90 juta anak yang berumur 0-18 tahun, yang berarti hampir 30% dari jumlah penduduk negeri ini yang berjumlah sekitar 280 juta jiwa.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved