Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
WAJAH pucat sering kali memicu kekhawatiran, namun tidak semua kondisi pucat merujuk pada penyakit berat. Di tengah aktivitas yang padat, banyak orang mengaitkan wajah pucat dengan kurang tidur atau sekadar kelelahan. Namun, dalam tinjauan medis tahun 2026, para ahli menekankan pentingnya mengenali pucat patologis, khususnya yang disebabkan oleh penurunan fungsi ginjal secara kronis atau gagal ginjal.
Memahami perbedaan antara pucat biasa dan pucat akibat gagal ginjal dapat menjadi langkah penyelamatan nyawa yang krusial bagi Anda dan keluarga.
Pucat biasa umumnya bersifat sementara atau disebabkan oleh faktor nutrisi yang mudah diperbaiki. Kondisi ini biasanya terjadi karena sirkulasi darah ke permukaan kulit berkurang atau kadar hemoglobin yang sedikit menurun akibat kurangnya asupan zat besi.
Karakteristik pucat karena kelelahan atau anemia ringan biasanya ditandai dengan kulit yang tampak putih atau kehilangan rona kemerahannya. Jika Anda beristirahat cukup atau mengonsumsi makanan kaya zat besi, rona wajah biasanya akan kembali normal dalam hitungan hari. Pucat jenis ini juga tidak disertai dengan perubahan tekstur kulit yang drastis.
Berbeda dengan pucat biasa, pucat pada pasien gagal ginjal bersifat menetap dan progresif. Kondisi ini secara medis dikenal sebagai anemia renal. Penyebab utamanya bukan sekadar kurang nutrisi, melainkan kegagalan ginjal dalam memproduksi hormon Eritropoietin (EPO), yaitu hormon yang memerintahkan tubuh untuk membuat sel darah merah.
Pada pasien ginjal, pucat tidak hanya disebabkan oleh kurangnya darah, tetapi juga akibat penumpukan urokrom. Ini adalah pigmen warna urine yang gagal disaring ginjal dan akhirnya mengendap di bawah jaringan kulit, membuat kulit tampak kekuningan.
Untuk membedakan keduanya, Anda dapat melakukan observasi mandiri dengan memperhatikan detail-detail berikut:
Pucat biasa cenderung berwarna putih pucat. Sementara itu, pucat gagal ginjal memiliki rona kekuningan, kecokelatan, atau keabu-abuan yang kusam. Fenomena ini disebut earthy look.
Pada pucat biasa, tekstur kulit umumnya tetap normal. Namun, pada pucat patologis ginjal, kulit sering kali terasa sangat kering, kasar, dan bersisik akibat gangguan pada kelenjar keringat oleh racun urea.
Salah satu pembeda paling kuat adalah rasa gatal. Jika wajah pucat disertai dengan rasa gatal di seluruh tubuh tanpa adanya ruam atau alergi, ini adalah indikasi kuat penumpukan racun dalam darah.
Pucat karena ginjal biasanya disertai dengan pembengkakan atau edema, terutama pada kelopak mata di pagi hari. Ini menandakan ginjal tidak mampu membuang kelebihan cairan dalam tubuh.
Pasien ginjal sering menunjukkan kondisi half-and-half nails, di mana bagian bawah kuku berwarna putih pucat dan bagian ujungnya berwarna kecokelatan. Bibir juga cenderung tampak pucat kebiruan secara kronis.
| Fitur Visual | Pucat Biasa | Pucat Gagal Ginjal |
|---|---|---|
| Rona Warna | Putih / Terang | Kusam / Abu-abu / Kuning |
| Tekstur Kulit | Lembap / Normal | Sangat Kering / Bersisik |
| Area Mata | Mungkin Gelap (Mata Panda) | Bengkak (Sembap) |
| Durasi | Sementara | Menetap / Kronis |
Jika Anda menemukan tanda-tanda pucat patologis, langkah pertama adalah melakukan pemeriksaan laboratorium. Di tahun 2026, pemeriksaan fungsi ginjal (Ureum, Kreatinin, eGFR) dan kadar Hemoglobin (Hb) sudah sangat mudah diakses di fasilitas kesehatan dengan menggunakan Mata Uang Rupiah.
Jangan mengonsumsi suplemen zat besi tanpa saran dokter, karena pada kasus ginjal, masalah utamanya bukan kekurangan zat besi, melainkan kekurangan hormon eritropoietin. Penanganan yang salah justru dapat membebani kerja ginjal Anda. (H-3)
Anemia renal adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) berada di bawah normal akibat penurunan fungsi ginjal, berbeda dengan anemia biasa.
Gagal ginjal sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya yang samar pada stadium awal. Salah satu tanda yang paling nyata namun sering disepelekan adalah wajah pucat.
Jangan abaikan gejala seperti sering buang air kecil di malam hari. Meskipun bisa berkaitan dengan gangguan saluran kemih
Gagal ginjal kronis merupakan penyakit dengan angka prevalensi yang meningkat setiap tahunnya, berikut gejala gagal ginjal yang umumnya dirasakan
Warna pucat ini terjadi akibat berkurangnya aliran darah atau penurunan kadar hemoglobin di pembuluh darah kapiler pada kulit wajah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved