Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Sering Buang Air Kecil di Malam Hari? Bisa Jadi Tanda Gangguan Ginjal

Abi Rama
03/3/2026 09:53
Sering Buang Air Kecil di Malam Hari? Bisa Jadi Tanda Gangguan Ginjal
Ilustrasi(freepik)

SERING terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap dianggap hal biasa, terutama pada pria usia lanjut. Padahal, kondisi yang dikenal sebagai nokturia ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, termasuk penurunan fungsi ginjal.

Gangguan ginjal sering berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Banyak penderita baru menyadari adanya masalah ketika fungsi ginjal sudah menurun cukup signifikan. Salah satu tanda yang kerap diabaikan adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil di malam hari.

Pada pria, keluhan ini sering disalahartikan sebagai gangguan prostat. Namun, menurut informasi yang dilansir dari Halodoc, nokturia juga dapat menjadi indikasi ginjal tidak bekerja secara optimal.

Mengapa Nokturia Terjadi?

Secara normal, ginjal akan memekatkan urine pada malam hari dengan menyerap kembali air sehingga produksi urine berkurang saat tubuh beristirahat. Namun, pada kondisi tertentu, kemampuan ini menurun.

Akibatnya, volume urine tetap tinggi meski malam hari, sehingga seseorang terpaksa bangun berkali-kali untuk buang air kecil. Pada penderita gagal ginjal, kondisi ini terjadi karena ginjal tidak mampu menyaring dan mengatur cairan tubuh secara efektif.

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain sering buang air kecil di malam hari, terdapat beberapa tanda lain yang bisa mengindikasikan gangguan ginjal, di antaranya:

  • Perubahan jumlah urine, bisa lebih sedikit atau justru lebih banyak dari biasanya
  • Urine berbusa atau bercampur darah, yang dapat menandakan adanya protein atau darah dalam urine
  • Pembengkakan pada wajah, kaki, atau tangan akibat penumpukan cairan
  • Mudah lelah karena berkurangnya produksi hormon eritropoietin yang berperan dalam pembentukan sel darah merah
  • Sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru
  • Mual dan muntah karena racun menumpuk dalam darah

Gejala-gejala tersebut umumnya berkembang secara perlahan. Inilah sebabnya banyak orang tidak menyadari adanya gangguan ginjal hingga kondisinya sudah memasuki tahap yang cukup parah.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal antara lain mengontrol tekanan darah, menjaga kadar gula darah tetap stabil, menghindari konsumsi obat pereda nyeri secara berlebihan, serta mencukupi kebutuhan cairan harian.

Menghindari rokok dan alkohol juga penting karena keduanya dapat memperburuk kerusakan ginjal. Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat dianjurkan, terutama bagi pria berusia di atas 40 tahun atau mereka yang memiliki riwayat hipertensi dan diabetes.

Sering buang air kecil di malam hari memang tidak selalu berarti gagal ginjal. Namun, jika terjadi berulang dan disertai gejala lain, sebaiknya jangan diabaikan. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan dan mencegah komplikasi yang lebih serius. (Halodoc./Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya