Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA PD Bhayangkari Sulbar Miranti Adang Ginanjar hadir sekaligus menjadi salah satu narasumber dalam Dialog Nasional yang mengangkat tema “Program Makanan Bergizi Wujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara ini juga meresmikan Forum Masyarakat Indonesia Emas dan digelar di Auditorium Abdulrahman Saleh - Radio Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Dalam kegiatan ini, turut hadir Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas sebagai Keynote Speaker, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, dan Jelsi Natalia Marampa, Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan Kementerian Koordinator PMK.
Dalam sambutannya, Miranti Adang Ginanjar menekankan pentingnya asupan gizi bagi anak sebagai langkah awal dalam membentuk generasi yang sehat dan cerdas.
Baca juga : Angka Wasting Anak Indonesia Meningkat, Kenali Tandanya
“Kesehatan dan kecerdasan anak adalah investasi terbesar bagi masa depan bangsa,” ujar Miranti, yang merupakan istri Kapolda Sulbar Irjen Adang Ginanjar.
Miranti juga memaparkan langkah-langkah konkret yang telah dilakukan Bhayangkari Sulawesi Barat dalam mendukung program ini, seperti penyuluhan gizi di desa-desa, pemberian makanan tambahan bagi balita dan anak sekolah, serta kolaborasi dengan instansi terkait untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik.
“Melalui kolaborasi ini, kita dapat menciptakan generasi unggul di tingkat global dan membawa Indonesia menuju era emas di 2045,” jelasnya.
Baca juga : Cegah Stunting, Ibu Bekerja Diimbau Tetap Berikan ASI Eksklusif
Ia berharap Forum Masyarakat Indonesia Emas ini menjadi wadah dalam menggalang aspirasi masyarakat untuk mencapai visi Indonesia Emas. “Semoga forum ini dapat menjadi motor penggerak yang efektif dalam mengatasi tantangan pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.
Miranti meyakini bahwa dengan kerja sama yang erat, cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud. “Mari kita bekerja keras dan berkontribusi sesuai dengan peran kita masing-masing,” terangnya.
Saat ini, Bhayangkari Sulawesi Barat terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahan pangan dan pendidikan yang layak. Berdasarkan data, terdapat 40 ribu anak di Sulbar yang putus sekolah.
Baca juga : Pemerintah Indonesia Komitmen Fokus Tuntaskan Stunting
“Padahal, jika melihat potensi sumber daya alam di Sulbar, sangat luar biasa. Artinya, kita perlu gerakan bersama untuk perubahan besar dalam mindset, karena bagaimanapun Sulbar adalah provinsi baru di Indonesia,” pungkasnya.
Salah satu peserta dialog, Mustolihin atau Gus Mus, menyampaikan apresiasinya terhadap Ketua Bhayangkari Miranti yang langsung turun ke akar rumput dalam menjalankan program peningkatan gizi anak. “Ini bagian dari gerakan peduli kemanusiaan sosialisasi anak suku Bungu,” kata Gus Mus.
Gus Mus juga memberikan solusi agar Bhayangkari Sulbar menemui komunitas Liar yang sebagian besar adalah teman-teman di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Baca juga : 4 Cara Memenuhi Vitamin D pada Anak
“Insya Allah mereka akan membantu kerja ibu! Sebut nama saya Mustolihin,” ujar Gus Mus, yang memiliki pengalaman tinggal di pelosok Sulawesi Barat 10 tahun lalu.
Ia juga mengakui bahwa ayah Miranti adalah seorang guru yang layak menjadi panutan saat masih aktif mengajar. “Beliau (Pak Serad) adalah guru yang luar biasa,” pujinya.
Berbeda dengan peserta lainnya, Ketua DPD Central Kristen Indonesia (CKI), Haposan, menyampaikan apresiasinya secara religius kepada Miranti usai pemaparan materinya. “Terpujilah Tuhan, Ibu adalah contoh terbaik tadi (dari empat pembicara). Tuhan memberkati,” tutupnya yang disambut tepuk tangan peserta dialog nasional. (Z-6)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved