Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN meteor Alpha Capricornid adalah salah satu peristiwa langit yang paling dinantikan oleh para pengamat bintang dan astronom amatir. Pada tahun 2024, fenomena ini diprediksi akan memberikan tampilan yang spektakuler di langit malam, menawarkan kesempatan langka untuk menyaksikan keindahan alam yang memukau. Berikut adalah penjelasan mengenai fakta-fakta menarik tentang hujan meteor Alpha Capricornid tahun ini.
Hujan meteor Alpha Capricornid adalah fenomena tahunan yang terjadi ketika Bumi melewati aliran puing-puing yang ditinggalkan oleh komet 169P/NEAT. Meteor-meteor ini biasanya terlihat di langit malam dari akhir Juli hingga awal Agustus, dengan puncaknya terjadi sekitar tanggal 30-31 Juli. Hujan meteor ini dinamai berdasarkan konstelasi Capricornus, di mana radian atau titik asal meteor-meteor ini tampak berasal.
1. Puncak Aktivitas
Baca juga : Ini Perbedaan Meteoroid, Meteor, dan Meteorit Menurut Ilmu Astronomi
Pada tahun 2024, puncak aktivitas hujan meteor Alpha Capricornid diprediksi terjadi pada malam tanggal 30 Juli hingga dini hari tanggal 31 Juli. Pada saat puncak ini, pengamat bisa melihat sekitar 5 hingga 9 meteor per jam.
2. Ciri Khas
Salah satu ciri khas dari Alpha Capricornid adalah kemunculan bola api (fireballs), yaitu meteor yang sangat terang dan dapat meninggalkan jejak yang jelas di langit. Meskipun jumlah meteor yang terlihat per jam tidak sebanyak hujan meteor lainnya, bola api ini membuat Alpha Capricornid tetap menarik untuk diamati.
Baca juga : Fakta Ilmiah Puncak Hujan Meteor Perseid 2023 dan Asal Usul Namanya
3. Kecepatan Meteor
Meteor-meteor Alpha Capricornid dikenal memiliki kecepatan yang relatif lambat, sekitar 23 km/detik. Kecepatan ini membuat mereka lebih mudah diamati karena mereka bergerak lebih lambat melintasi langit.
1. Tempat Gelap: Carilah tempat yang jauh dari lampu kota untuk mendapatkan pandangan terbaik.
Baca juga : Teleskop Webb Tampilkan Gambar Asteroid Usai Ditabrak Pesawat NASA
2. Waktu: Waktu terbaik untuk mengamati adalah setelah tengah malam hingga menjelang fajar, ketika radian berada tinggi di langit.
3. Perlengkapan: Anda tidak memerlukan teleskop atau binokular untuk melihat meteor. Cukup menggunakan mata telanjang sudah cukup. Membawa selimut atau kursi lipat juga bisa membuat pengalaman mengamati lebih nyaman.
4. Kesabaran: Bersabarlah, karena meskipun puncak hujan meteor berlangsung selama beberapa jam, meteor dapat muncul kapan saja selama periode ini.
Baca juga : Bintang Aneh yang Sempat Hilang 840 Tahun Mendadak Kembali Muncul
Meskipun hujan meteor Alpha Capricornid tidak sepopuler Perseid yang terjadi pada bulan Agustus, fenomena ini tetap menarik karena bola api yang mencolok dan kemunculannya yang relatif lambat. Bagi para pengamat langit, ini adalah kesempatan untuk menikmati malam musim panas yang hangat sambil menyaksikan keindahan alam yang jarang terjadi.
Hujan meteor Alpha Capricornid 2024 menjanjikan pemandangan yang indah dan mempesona bagi siapa saja yang meluangkan waktu untuk melihatnya. Dengan persiapan yang tepat dan sedikit kesabaran, Anda bisa menyaksikan salah satu fenomena alam yang paling menakjubkan ini. Jadi, tandai kalender Anda, siapkan tempat terbaik, dan nikmati pertunjukan langit malam yang spektakuler!
(Z-9)
International Astronomical Union (IAU) secara resmi mengabadikan nama Bayu Risanto sebagai nama sebuah asteroid.
2025 MN45 harus tersusun dari material yang sangat kokoh agar tidak hancur akibat gaya sentrifugal dari putarannya yang ekstrem.
Asteroid raksasa memusnahkan dinosaurus 66 juta tahun lalu, namun mamalia bertahan. Simak faktor evolusi dan adaptasi yang membuat mamalia selamat dari kepunahan massal.
Sistem peringatan dini benturan benda langit Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) berhasil mendeteksi sebuah objek yang melintas melalui Tata Surya.
Para ilmuwan NASA baru saja mengumumkan penemuan sebuah “bulan mini” baru, yaitu sebuah asteroid kecil bernama 2025 PN7 yang akan bergerak seiring dengan Bumi
NASA tengah memantau pergerakan tiga asteroid yang melintas dekat Bumi dalam rentang waktu hanya dua hari.
Bintang monster WOH G64 terpantau berubah dari Supergiant Merah menjadi Hypergiant Kuning. Apakah ini pertanda kelahiran lubang hitam dalam waktu dekat?
Teleskop James Webb berhasil memetakan atmosfer atas Uranus untuk pertama kalinya. Temukan fakta unik tentang suhu ekstrem dan aurora di planet es raksasa ini.
Peneliti berhasil memetakan medan magnet galaksi Bima Sakti secara mendalam. Terungkap adanya anomali unik di Lengan Sagitarius yang mengalir berlawanan arah.
Peneliti Universitas Tsinghua kembangkan AI ASTERIS untuk deteksi galaksi redup 200 juta tahun pasca-Big Bang. Simak kecanggihan teknologi sensor astronomi ini.
Studi terbaru mengungkap gunung berapi di Mars memiliki sejarah erupsi yang jauh lebih rumit dari dugaan semula, didorong oleh sistem magma yang terus berevolusi.
Februari 2026 menghadirkan parade planet langka. Merkurius, Venus, Neptunus, Saturnus, Uranus, dan Jupiter akan terlihat bersamaan, puncaknya pada 28 Februari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved