Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN meteor Alpha Capricornid adalah salah satu peristiwa langit yang paling dinantikan oleh para pengamat bintang dan astronom amatir. Pada tahun 2024, fenomena ini diprediksi akan memberikan tampilan yang spektakuler di langit malam, menawarkan kesempatan langka untuk menyaksikan keindahan alam yang memukau. Berikut adalah penjelasan mengenai fakta-fakta menarik tentang hujan meteor Alpha Capricornid tahun ini.
Hujan meteor Alpha Capricornid adalah fenomena tahunan yang terjadi ketika Bumi melewati aliran puing-puing yang ditinggalkan oleh komet 169P/NEAT. Meteor-meteor ini biasanya terlihat di langit malam dari akhir Juli hingga awal Agustus, dengan puncaknya terjadi sekitar tanggal 30-31 Juli. Hujan meteor ini dinamai berdasarkan konstelasi Capricornus, di mana radian atau titik asal meteor-meteor ini tampak berasal.
1. Puncak Aktivitas
Baca juga : Ini Perbedaan Meteoroid, Meteor, dan Meteorit Menurut Ilmu Astronomi
Pada tahun 2024, puncak aktivitas hujan meteor Alpha Capricornid diprediksi terjadi pada malam tanggal 30 Juli hingga dini hari tanggal 31 Juli. Pada saat puncak ini, pengamat bisa melihat sekitar 5 hingga 9 meteor per jam.
2. Ciri Khas
Salah satu ciri khas dari Alpha Capricornid adalah kemunculan bola api (fireballs), yaitu meteor yang sangat terang dan dapat meninggalkan jejak yang jelas di langit. Meskipun jumlah meteor yang terlihat per jam tidak sebanyak hujan meteor lainnya, bola api ini membuat Alpha Capricornid tetap menarik untuk diamati.
Baca juga : Fakta Ilmiah Puncak Hujan Meteor Perseid 2023 dan Asal Usul Namanya
3. Kecepatan Meteor
Meteor-meteor Alpha Capricornid dikenal memiliki kecepatan yang relatif lambat, sekitar 23 km/detik. Kecepatan ini membuat mereka lebih mudah diamati karena mereka bergerak lebih lambat melintasi langit.
1. Tempat Gelap: Carilah tempat yang jauh dari lampu kota untuk mendapatkan pandangan terbaik.
Baca juga : Teleskop Webb Tampilkan Gambar Asteroid Usai Ditabrak Pesawat NASA
2. Waktu: Waktu terbaik untuk mengamati adalah setelah tengah malam hingga menjelang fajar, ketika radian berada tinggi di langit.
3. Perlengkapan: Anda tidak memerlukan teleskop atau binokular untuk melihat meteor. Cukup menggunakan mata telanjang sudah cukup. Membawa selimut atau kursi lipat juga bisa membuat pengalaman mengamati lebih nyaman.
4. Kesabaran: Bersabarlah, karena meskipun puncak hujan meteor berlangsung selama beberapa jam, meteor dapat muncul kapan saja selama periode ini.
Baca juga : Bintang Aneh yang Sempat Hilang 840 Tahun Mendadak Kembali Muncul
Meskipun hujan meteor Alpha Capricornid tidak sepopuler Perseid yang terjadi pada bulan Agustus, fenomena ini tetap menarik karena bola api yang mencolok dan kemunculannya yang relatif lambat. Bagi para pengamat langit, ini adalah kesempatan untuk menikmati malam musim panas yang hangat sambil menyaksikan keindahan alam yang jarang terjadi.
Hujan meteor Alpha Capricornid 2024 menjanjikan pemandangan yang indah dan mempesona bagi siapa saja yang meluangkan waktu untuk melihatnya. Dengan persiapan yang tepat dan sedikit kesabaran, Anda bisa menyaksikan salah satu fenomena alam yang paling menakjubkan ini. Jadi, tandai kalender Anda, siapkan tempat terbaik, dan nikmati pertunjukan langit malam yang spektakuler!
(Z-9)
2025 MN45 harus tersusun dari material yang sangat kokoh agar tidak hancur akibat gaya sentrifugal dari putarannya yang ekstrem.
Asteroid raksasa memusnahkan dinosaurus 66 juta tahun lalu, namun mamalia bertahan. Simak faktor evolusi dan adaptasi yang membuat mamalia selamat dari kepunahan massal.
Sistem peringatan dini benturan benda langit Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) berhasil mendeteksi sebuah objek yang melintas melalui Tata Surya.
Para ilmuwan NASA baru saja mengumumkan penemuan sebuah “bulan mini” baru, yaitu sebuah asteroid kecil bernama 2025 PN7 yang akan bergerak seiring dengan Bumi
NASA tengah memantau pergerakan tiga asteroid yang melintas dekat Bumi dalam rentang waktu hanya dua hari.
Peneliti menemukan jejak mikroba purba di batuan kawah asteroid Danau Lappajärvi, Finlandia. Temuan ini menunjukkan kehidupan bisa muncul kembali beberapa juta tahun.
Lubang hitam supermasif di galaksi J1007+3540 kembali aktif dengan ledakan plasma sejauh 1 juta tahun cahaya.
Fenomena astronomi langka akan kembali menghiasi langit dunia. Gerhana Matahari Total terlama pada abad ke-21 dipastikan terjadi pada 2 Agustus 2027.
Pernahkah Anda bertanya mengapa orbit planet berbentuk datar seperti piringan? Simak penjelasan ilmiahnya.
Penemuan langka sistem bintang V1298 Tau mengungkap fenomena unik di mana planet-planet muda memiliki kepadatan sangat rendah dan menyusut seiring waktu.
Simulasi terbaru mengungkap gravitasi Mars berperan vital dalam menstabilkan kemiringan sumbu Bumi dan mengatur siklus iklim jangka panjang (Milankovitch).
Peneliti temukan fenomena 'faint-end suppression' di mana jumlah galaksi kecil menyusut drastis. Simak bagaimana radiasi bintang purba menghambat pertumbuhan mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved