Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BUAH jambu biji memiliki banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Buah yang memiliki banyak biji ini ternyata memiliki segudang manfaat.
Buah jambu biji bisa kalian konsumsi dengan cara apapun, seperti dimakan langsung, dipotong, dijadikan salad bahkan dibuat jus.
Selain itu, buah jambu ini juga bisa kalian dapatkan dan beli di toko-toko buah. Karena buah ini akan ramai penjualnya saat sedang musimnya saja.
Baca juga : 7 Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan, Bisa Redakan Nyeri saat Menstruasi
Dari banyaknya manfaat, maka jambu biji memiliki sejumlah kandungan nutrisi yang menyehatkan untuk tubuh.
Dari kandungan-kandungan yang banyak di atas, tentunya buah jambu biji ini memiliki banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh.
Bahkan, manfaat dari jambu biji ini baik untuk mengatasi masalah penyakit kronis sekalipun.
Baca juga : 5 Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh
Manfaat yang pertama adalah mencegah diabetes. Olahan dari daun sampai buahnya bermanfaat untuk mencegah dan mengurangi penderita diabetes.
Daun jambu biji bisa menurunkan kadar gula setelah kalian makan. Selain itu ekstrak jambu biji pun bisa mengonterol gula darah dalam tubuh.
Lalu selanjutnya adalah bisa menurunkan tekanan darah. Bagi penderita darah tinggi mengkonsumsi jambu biji merupakan hal yang baik untuk kesehatannya.
Baca juga : Ini 9 Manfaat Ikan Lele untuk Kesehatan Tubuh
Karena kandungan jambu biji ini terdapat vitamin C, kalium, kalsium hingga serat yang tinggi. Kandungan tersebut bisa mencegah peningkatan kolesterol.
Manfaat yang ketiga adalah bisa menurunkan kolesterol. Ekstrak daun jambu biji ini memiliki banyak maknfaatnya untuk kesehatan tubuh.
Kandungan antioksidan yang terdapat dalam daun jambu biji bisa mencegah peningkatan kolesterol.
Baca juga : 9 Manfaat Buah Anggur bagi Kesehatan Tubuh
Selanjutnya adalah baik untuk masalah pencernaan. Jambu biji sebagai obat pencernaan tentunya sudah banyak dikenal dan dilakukan.
Jambu biji ini bisa kalian jadikan apapun dan manfaatnya dapat mencegah sembelit hingga diare. Karena jambu biji memiliki serat yang tinggi.
Manfaat yang terakhir adalah meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas. Kandungan vitamin C dalam jambu biji sangat bermanfaat.
Kandungan tersebut bisa menjadi antioksidan, dan tubuh kalian akan kebal dari virus dan bakteri yang akan masuk ke tubuh.
Dari lima manfaat jambu biji di atas, baiknya kalian konsumsi buah tersebut secara rutin agar tubuh bisa tetap sehat. (Z-12)
Jambu biji kaya akan vitamin C, serat, antioksidan, vitamin A, vitamin B, kalium, dan mineral penting lainnya, sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Temukan manfaat jambu biji untuk pencernaan sehat, mulai dari mengatasi sembelit, diare, hingga menyeimbangkan mikroflora usus. Baca selengkapnya!
Jambu biji kaya vitamin C, quercetin, dan trombinol yang membantu meningkatkan trombosit dan mempercepat pemulihan pasien demam berdarah (DBD).
Buah ini dikenal luas karena rasanya yang segar, kandungan nutrisinya yang tinggi, dan manfaat kesehatannya.
Jambu biji mengandung sejumlah nutrisi yang bisa mengatasi atau membantu permasalahan kesehatan.
Yang paling penting buah ini kaya kandungan nutrisi sehingga memiliki banyak manfaat.
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved