Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM pancaroba adalah musim peralihan dari satu musim ke musim lainnya. Hal ini sering kali menyebabkan perubahan cuaca yang tidak menentu secara tiba-tiba.
Perubahan cuaca yang tak menentu dapat berdampak pada kesehatan tubuh. Oleh karenanya penting untuk menjaga kesehatan agar tubuh tetap fit dan bugar selama musim peralihan ini.
Lalu, apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan di musim pancaroba ini? Simak penjelasannya
Baca juga : Tips Kesehatan dan Persiapan Perjalanan di Musim Pancaroba
1. Pola makan yang sehat
Mengonsumsi makanan sehat yang kaya akan vitamin dan mineral sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.
Pastikan untuk memasukkan berbagai buah dan sayuran ke dalam diet harian Anda.
Baca juga : Ini Tips Agar tidak Mudah Sakit di Musim Pancaroba
Makanan seperti jeruk, pepaya, bayam, dan brokoli kaya akan vitamin C dan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
2. Penuhi kebutuhan cairan
Tetap terhidrasi adalah kunci untuk menjaga kesehatan. Minum air yang cukup membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, mengeluarkan racun, dan menjaga fungsi organ tubuh. Usahakan untuk minum setidaknya 8 gelas air per hari.
Baca juga : Mengamankan Kondisi Mental di Musim Korona
3. Istirahat yang cukup
Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Usahakan untuk tidur setidaknya 7-8 jam setiap malam. Tidur yang berkualitas membantu tubuh untuk memulihkan diri dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
4. Olahraga rutin
Baca juga : Musim Pancaroba Tiba, Jaga Kesehatan Anda dengan Tips Ini!
Olahraga membantu meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga kebugaran tubuh. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, jogging, atau yoga selama 30 menit setiap hari. Ini akan membantu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
5. Jaga kebersihan diri dan lingkungan
Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Selain itu, pastikan lingkungan sekitar Anda bersih dan bebas dari kuman.
6. Hindari stres
Stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Cari cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, mendengarkan musik, atau melakukan hobi yang Anda nikmati. Relaksasi dan pikiran yang positif dapat membantu menjaga kesehatan mental dan fisik.
7. Gunakan masker dan menjaga jarak
Selama musim pancaroba, risiko penularan penyakit seperti flu dan batuk meningkat. Menggunakan masker dan menjaga jarak aman dengan orang lain dapat membantu mencegah penyebaran penyakit.
Menjaga kesehatan di musim pancaroba memerlukan perhatian ekstra terhadap pola makan, kebersihan, dan gaya hidup. Dengan mengikuti tips tersebut, Anda dapat membantu tubuh tetap sehat dan kuat menghadapi perubahan cuaca. Jaga kesehatan Anda dan keluarga agar dapat menikmati setiap musim dengan baik. (Z-1)
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved