Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG klinis lulusan Universitas Indonesia Kasandra Putranto mengatakan seiring bertambahnya usia, lansia membutuhkan perhatian khusus dan dukungan untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup mereka.
Kasandra, melalui wawancara daring, Jumat (21/6), mengatakan lansia sering mengalami perubahan fisik dan mental sehingga mereka membutuhkan akses yang mudah ke perawatan kesehatan yang berkualitas.
"Mereka membutuhkan akses yang mudah ke perawatan kesehatan yang berkualitas, seperti kunjungan ke dokter secara rutin, pemeriksaan kesehatan, dan penanganan penyakit yang mungkin mereka alami. Penting bagi lansia untuk memiliki akses yang mudah ke fasilitas dan layanan yang mereka butuhkan. Ini termasuk aksesibilitas fisik di tempat umum, transportasi yang ramah lansia, serta layanan kesehatan dan sosial yang dapat dijangkau," papar Kasandra.
Baca juga : Rumah Sakit ini Resmikan Layanan Terpadu One Stop Services Khusus Lansia di Jakarta
Selain itu, diet seimbang juga penting untuk lansia agar sejahtera di masa tua mereka. Lansia perlu mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein, dan lemak sehat.
Penting juga bagi mereka untuk minum air yang cukup agar tetap terhidrasi dengan baik.
Perhatian terhadap kesehatan fisik dan emosional lansia juga harus dijaga, hal ini bisa didapat dari olahraga dan aktivitas fisik untuk menjaga kekuatan otot dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Baca juga : 300 Kuota Safari Wukuf Disiapkan pada Puncak Haji
Kasandra mengatakan, kegiatan yang menstimulasi otak seperti membaca, menulis, atau bermain puzzle, serta menjaga hubungan yang dekat dengan keluarga dan teman-teman dapat membantu menjaga kesehatan mental dan emosional mereka.
Lansia juga membutuhkan dukungan terhadap akses keselamatannya baik di rumah maupun di jalan dengan membantu lansia tetap aman beraktivitas.
"Selain itu, mereka juga mungkin membutuhkan bantuan dengan tugas sehari-hari seperti memasak, membersihkan rumah, atau mengurus kebutuhan pribadi," kata Kasandra.
Dukungan sosial yang kuat dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, mengurangi rasa kesepian, dan membantu mengatasi tantangan yang mungkin mereka hadapi. (Ant/Z-1)
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Tingginya angka obesitas menjadi salah satu alasan utama masyarakat menjadikan diet sebagai resolusi tahunan.
Carnivore diet diklaim mampu menurunkan berat badan dengan cepat karena tinggi protein dan lemak. Namun, diet ini minim serat dan berisiko bagi kesehatan jantung jika dilakukan jangka panjang.
Kesalahan dalam menerapkan pola diet untuk menurunkan berat badan bisa menyebabkan tubuh terasa lemas karena kekurangan asupan gizi dan cairan.
Tim peneliti dari Cornell Food and Brand Lab menemukan berat badan sebagian besar orang relatif stabil selama musim panas. Tetapi mulai meningkat ketika liburan akhir tahun.
Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh terutama dalam memasok energi ke otak.
Banyak orang yang tengah berdiet memilih menghindari karbohidrat demi menurunkan berat badan lebih cepat. Padahal, langkah ekstrem ini justru bisa berdampak buruk bagi tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved