Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
WAKIL Ketua Umum MUI yang juga Naib Amirul Hajj, Anwar Abbas, mengatakan kesuksesan penyelenggaraan haji tahun ini secara keseluruhan bukan lah kesuksesan Menteri Agama Yaqut Cholil Coumas atau Gus Yaqut semata, melainkan kesuksesan bersama. Sebab di sana ada kementerian-kementerian lain yang terlibat.
"Ini bukan kesuksesan menteri agama saja, tapi ada kesuksesan bersama menurut saya. Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, apalah gitu. Tentara, polisi, yang bekerja dalam sebuah tim yang kompak gitu," kata Buya Anwar panggilan akrabnya Rabu (19/6).
"Itu seharusnya patut kita beri apresiasi lah kalau bagi saya ya. Tentang berapa nilainya, ya menurut saya...terserah pada masyarakat yang menilai," ucapnya.
Baca juga : MUI : Dana Talangan Haji Hukumnya Mubah dengan Syarat
Buya Anwar melanjutkan, yang diatur oleh penyelenggara haji itu jumlahnya tidak sedikit. Ada 213 ribu jemaah yang semuanya manusia. "Mengatur manusia sejumlah 213 ribu itu ya jelas gak mudah," tuturnya.
Meskipun begitu, Anwar Abbas melanjutkan, ketika ada kritik atau masukan dari berbagai pihak jangan dianggap sepele. Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, harus menjadikannya sebagai masukan untuk perbaikan penyelenggaraan haji tahun depan.
"Menurut saya sah-sah saja (mengkritik) dan Kementerian Agama tidak usah panas kupingnya mendengar kritik. Tapi yang jelas Kementerian Agama harus bisa mendengarkan dan kemudian juga menjelaskan kepada masyarakat serta berupaya untuk bergerak ke arah kesempurnaan," katanya.
Baca juga : Jemaah Haji Nafar Awal Tinggalkan Mina sebelum Matahari Terbenam
Buya Anwar juga menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penilaian serupa juga disampaikan para jemaah yang ia temui dalam prosesi ibadah haji di Tanah Suci.
"Saya melihat dan juga setelah saya bertanya ke berbagai-bagai pihak, juga kepada para jamaah mereka berkesimpulan ya, secara umum penyelenggaraan ibadah haji tahun ini kata mereka jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, " katanya, Rabu (19/06).
Anwar juga mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji yang melibatkan banyak pihak, bukan hanya Kementerian Agama, tapi juga Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan dan TNI dan Polri.
Baca juga : Muhaimin Iskandar Sampaikan Pesan untuk Jemaah Haji Indonesia
"Kalau saya yang jadi menteri agama enggak sanggup saya, maaf saja ya. Memang enggak sanggup saya mengikuti, jadi dirjen haji pun juga enggak sanggup saya, terus terang ya," ujarnya.
Penyebabnya kata dia karena mereka bekerja tidak mengenal waktu. "Saya mencari makanan subuh-subuh, menjelang subuh ini. Mereka rapat, coba bayangin," ujarnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya sampai penyelenggaraan haji bisa berjalan baik. Anwar tidak membayangkan fisik para petugas haji yang seperti tidak kenal lelah menyelesaikan pekerjaannya.
Baca juga : Jemaah Indonesia Diberangkatkan ke Arafah secara Bergelombang
"Kesimpulan saya ya, kalau fisik mereka-mereka itu enggak kuat ya, repot juga bisa amburadul. Tapi itu yang saya lihat, yang terjadi gitu. Jadi, ya saya terus terang berterima kasih lah kepada mereka," tuturnya.
Kemudian soal petugas haji, Anwar Abbas juga salut dengan mereka. Menurut dia para petugas cukup cekatan membantu para jemaah. Ia lantas menceritakan pengalaman pribadinya saat beribadah kemudian kelelahan di Makkah.
"Cekatan menurut saya. Dan saya punya pengalaman juga di Mina ketika kaki saya sudah merasa berat sekali itu ada seorang tentara dari Kostrad, itu kalau jalan sendiri jauh. Tapi menunjukkan jalan pintas, yang lebih dekat," ujarnya. (Z-6)
Kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan seharusnya menjadi garda terdepan dalam membela kemanusiaan.
KETUA Umum MUI Anwar Iskandar bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Noor Achmad secara resmi meluncurkan buku tentang kiprah keislaman Prabowo.
Ferry didapuk sebagai tokoh bangsa yang dapat mengubah strategi ekonomi Indonesia dan lebih berpihak pada pertumbuhan ekonomi desa dan umat.
WAKIL Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar abbas, mengatakan bahwa warga negara Indonesia benar-benar kehilangan dengan meninggalnya Kwik Kian Gie.
Fenomena sound horeg harus dilihat dari dampak yang ditimbulkan apakah itu baik atau merugikan masyarakat.
Fatwa MUI merekomendasikan agar Kemenkum tidak mengeluarkan legalitas sound horeg, termasuk kekayaan intelektual (KI) sebelum ada komitmen perbaikan
Jumlah kebutuhan anggota Baznas dari unsur masyarakat adalah sebanyak delapan orang.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tengah menelusuri dugaan praktik korupsi pada layanan katering dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Dalam kasus korupsi kuota haji di Kementerian Agama pada 2023-2024, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap biaya haji khusus dijual seharga Rp300 juta per orang.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menugaskan 98 guru Pendidikan Agama Islam untuk mengajar di Sekolah Rakyat. Penugasan itu menjadi bentuk dukungan Kemenag.
Kemenag melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Ditjen Pendidikan Islam menetapkan sebanyak 69.313 guru mata pelajaran PAI di sekolah sebagai peserta PPG Batch 2 Tahun 2025.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak jamaah haji 1445 H/2024 M untuk memberikan keterangan terkait penyidikan dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023–2024.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved