Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Di DIY, Hilal tak Terlihat

Ardi Teristi Hardi
19/3/2026 21:18
Di DIY, Hilal tak Terlihat
Pengamatan Hilal di Pos Observasi Bulan (POB) Syech Bela-Belu, Kabupaten Bantul(Ardi/MI)

PENGAMATAN hilal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipusatkan di Pos Observasi Bulan (POB) Syech Bela-Belu, Kabupaten Bantul, milik Kementerian Agama RI. Hilal dilaporkan tak terlihat. Namun, di masing-masing daerah juga melakukan pemantauan hilal.

Ketua Badan Hisab Rukyat DIY, Mutoha Arkanuddin mengatakan, secara perhitungan dan sebagainya, hilal tidak mungkin terlihat dari DIY. Pasalnya, hilal di bawah 3 derajat.

Namun, kata dia, tidak menutup kemungkinan ada yang bisa melihat hilal dengan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Nah disinilah kegiatan pemantauan hilal khususnya untuk Ramadan, Sawal, dan Dzulhijah," terang Mutoha Arkanuddin, Ketua Badan Hisab Rukyat DIY, Kamis (29/3) sore.

Kegiatan ini, lanjut dia, berkaitan dengan tugas negara dalam Kementerian Agama untuk menjadi penengah dari sekian banyak metode penetapan awal bulan yang ada. "Sebagai penengah tentu dalam hal ini fungsi Kementerian Agama ya sebagai fasilitator saja," ungkap dia.

Ia mengatakan, pengamatan menggunakan teleskop robotik dengan kemampuan bisa membesarkan obyek itu sampai lima ratus kali. 

Kemudian teleskop tersebut juga secara otomatis bisa mencari hilal itu sendiri. Hasil sidang Isbat Kementerian Agama menyatakan 1 Syawal 1447 H pada 21 Maret 2026. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik