Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMAKIN meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga bersepeda harus diiringi dengan pemahaman yang baik akan pentingnya kesehatan jantung. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Teuku Istia Muda Perdan, menegaskan bahwa bersepeda bukan hanya soal gaya hidup atau tren olahraga semata, tetapi juga memerlukan perhatian khusus terhadap kondisi fisik.
"Dalam bersepeda, kita harus memperhatikan kondisi kesehatan jantung kita. Ini menjadi faktor krusial yang sering diabaikan oleh banyak pesepeda awam," ungkap spesialis jantuing.
Menurut Teuku, untuk menjaga kesehatan jantung saat bersepeda, ada beberapa tips yang dapat diikuti:
Baca juga : Terapkan Gaya Hidup Sehat, Cara Utama Cegah Penyakit Jantung
Selalu lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama terkait dengan kesehatan jantung. Hal ini meliputi pemeriksaan laboratorium dan imajing, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko tertentu.
Penting untuk memiliki pola latihan bersepeda yang teratur dan terukur, sesuai dengan kondisi fisik masing-masing.
Pastikan untuk memiliki waktu istirahat dan tidur yang cukup setelah bersepeda. Ini penting untuk pemulihan tubuh dan kesehatan jantung secara keseluruhan.
Baca juga : Waspada Hipertensi, Usia di Atas 18 Tahun Wajib Cek Tekanan Darah
Konsumsi makanan sehat dan seimbang sebagai bagian dari gaya hidup bersepeda.
Upayakan untuk mengelola stres dan emosi dengan baik, karena hal ini juga berpengaruh pada kesehatan jantung.
Jika mengalami gejala atau tanda-tanda masalah jantung, segera konsultasikan dengan dokter.
Baca juga : Anda Menderita Sakit Jantung? Jangan Olahraga pada Malam Hari
Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu bagi mereka yang memiliki penyakit dalam sebelum melakukan olahraga berat seperti bersepeda. "Misalnya, bagi penderita penyakit jantung, lebih baik bersepeda dengan jarak pendek dan tanpa memaksakan diri," tambahnya.
Perlengkapan bersepeda yang tidak kalah penting adalah membawa hand sanitizer. "Jika perlu, bagian sepeda yang sering tersentuh dengan tangan sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu menggunakan sabun sebelum bersepeda," lanjutnya.
Untuk yang ingin bersepeda pada malam hari, penting untuk memperhatikan jam istirahat. "Jangan sampai terganggu karena kurang tidur. Tidur berkualitas selama 6 hingga 7 jam sehari dapat mengurangi risiko inflamasi dan masalah kekentalan darah," tandasnya.
Semua ini bertujuan untuk menjaga kesehatan jantung para penggemar bersepeda, sehingga aktivitas ini dapat memberikan manfaat optimal bagi tubuh tanpa mengorbankan kesehatan. Dengan memperhatikan tips-tips tersebut, diharapkan masyarakat dapat menikmati manfaat positif dari bersepeda dengan aman dan sehat. (Z-10)
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Dengan dukungan sensor pemantau aliran darah dan denyut jantung, jam tangan pintar dapat merekam aktivitas jantung secara berkelanjutan selama digunakan oleh pemiliknya.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh masalah mekanik pada pembuluh darah, sementara kematian jantung mendadak lebih berkaitan dengan sistem kelistrikan organ tersebut.
Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan penyakit jantung adalah keterlambatan diagnosis.
Kebocoran aliran darah pada jantung dapat memicu tekanan tinggi pada paru yang berujung pada kondisi fatal yang disebut Sindrom Eisenmenger.
Berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, hingga gagal ginjal kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved