Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKEMBANGAN media sosial terus mengalami kemajuan yang signifikan. Berbagai platform memiliki fungsi dan fitur yang mendukung untuk dapat berekspresi di media dengan lebih mudah.
Setiap orang punya kesempatan yang sama untuk bisa dikenal banyak orang lewat konten produksinya. Hal ini dirasakan oleh pasangan content creator Kaerys dan Petra.
Kaerys-Petra adalah sepasang suami istri yang membangun akun media sosial mereka dengan branding konten keluarga kocak nan lucu.
Baca juga: Ciptakan Konten Keren dengan Perencanaan Strategis
Bagaimana tidak, Kaerys sang istri dan Petra sebagai sosok suami selalu menampilkan sisi keluarga yang fun dan happy dikemas dengan plot twist yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari netizen, di dalam keluarga kecil bersama kedua anak mereka.
“Karena sekarang ini banyak orang yang terlalu tertekan dengan kehidupan apalagi setelah kita mengalami pandemi kemarin, kita ingin jadi keluarga yang bisa menghibur banyak orang dengan positive vibes,” ujar Petra dalam keterangan pers, Selasa (20/6).
Sebagai sosok yang dikenal publik, Kaerys dan Petra sangat memperhatikan image yang dibangun untuk bisa diterima publik dan bahkan bisa menjadi contoh bagi orang lain.
Menurut Kaerys, personal branding penting untuk diperhatikan dalam membangun trust dan menemukan opportunity baru.
Baca juga: 7 YouTuber Indonesia dengan Penghasilan Tertinggi 2023
"Personal branding penting untuk siapapun, bagaimana kita dikenal di lingkungan akan sangat memengaruhi kesuksesan kita di masa depan," ucap Kaerys.
Selain sebagai pasangan suami istri, tidak dapat dipungkiri kalau Kaerys dan Petra jugalah rekan kerja yang bekerja bersama.
Mereka selalu menampilkan keseharian pasangan yang tidak kaku dan membosankan satu sama lain walau sudah menikah belasan tahun.
Sosok baik, humble, dan ramah ke semua orang senantiasa ditunjukan Kaerys Petra dalam keseharian mereka, untuk juga menjadi inspirasi para audiens mereka.
Konsisten Cari Ide Konten yang Disukai
Di dalam perjalanan kariernya, Kaerys Petra menemukan tantangan utama yaitu kekonsistenan dalam memproduksi konten dan mencari ide konten yang disukai oleh netizen.
Pasangan suami istri ini juga percaya apapun pekerjaannya pasti ada tantangan yang tidak bisa dielakkan. Penting baginya untuk menanamkan mindset optimis.
“Kita harus bisa melihat masalah itu sebagai tantangan yang membuat kita semakin siap dan dewasa menghadapi tantangan yang lebih besar lagi di depan. Kita juga harus punya mimpi, itu yang jadi bahan bakar kita pada saat kita lagi down atau stuck,” terang Kaeyrs.
Utamakan Konten Menghibur
Aktif di media sosial Instagram dan TikTok @KaerysPetra, Kaerys Petra selalu berusaha untuk menghibur dan memberi informasi yang bermanfaat bagi para followers.
Baca juga: Selain Konsultan Obat, Apoteker Faqih Difran Dikenal Sebagai Kreator Konten
Bersama tim kecilnya, pasangan suami istri ini selalu mengutamakan konten yang bisa menghibur dan menggambarkan kehidupan keluarga harmonis, dengan turut melibatkan anak-anak mereka, Karsten H. Petra (2 tahun) dan Louie M. Petra (4 tahun) di beberapa konten.
“Sejauh ini kami sangat menikmati pekerjaan kami. Kami tidak menempatkan ini sebagai pekerjaan utama, namun kami sangat serius menaruh effort di bidang ini juga," kata Kaerys dan Petra.
"Kami untuk selalu memberikan konten terbaik, berbagi tawa dengan para followers, dan juga brand yang men-support kami dalam kolaborasi yang pernah dilakukan,” imbuh mereka. (RO/S-4)
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Dibandingkan menerapkan pelarangan akses secara total, YouTube memilih pendekatan fitur perlindungan yang terintegrasi dan berbasis usia.
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Paparan media sosial yang terlalu dini berisiko mengganggu regulasi emosi, pembentukan identitas diri, hingga menurunkan kualitas interaksi sosial nyata.
Pembatasan yang tepat, bukan larangan total, dapat mengurangi risiko overstimulasi akibat konten instan, kecemasan sosial karena sering membandingkan diri serta paparan bahaya.
PP Tunas dapat menjadi tameng bagi orangtua untuk menjaga anak mereka akan bahaya penggunaan media sosial secara berlebih.
Pemerintah panggil Meta dan Google karena melanggar aturan perlindungan anak. Sanksi administratif hingga pemblokiran akses siap diberlakukan.
Juri California menyatakan Meta dan YouTube bersalah atas kecanduan media sosial pada seorang perempuan muda.
Juri Los Angeles memenangkan gugatan wanita muda atas kecanduan media sosial. Meta dan Google dianggap sengaja membangun platform yang merusak mental anak.
Instagram resmi hapus enkripsi end-to-end (E2EE) mulai 8 Mei 2026. Simak alasan Meta, dampak privasi, dan cara amankan data chat Anda sebelum dihapus.
Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Downdetector, laporan mulai meroket sejak pukul 07.40 WIB. Skala gangguan ini cukup luas, mencakup pengguna di Amerika Serikat, Eropa
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar Yuliwanto tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved