Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era digital, media sosial menjadi salah satu sarana untuk menciptakan citra dan reputasi yang baik bagi suatu instansi maupun divisi sehingga dibutuhkan strategi perencanaan dan eksekusi yang nyata untuk mengelola media sosial. Pada kesempatan kali ini, UIP3B PLN Kalimantan mengadakan Pelatihan Membangun Kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja Melalui Platform Media Sosial UIP3B PLN Kalimantan bahwa perencanaan dan eksekusi yang matang dapat menentukan keberhasilan yang digelar di Hotel Khas Tugu Yogyakarta pada 15-16 Juni 2023.
Asisten Manager Humas PLN UIP3B Kalimantan Lilia Oktavia menyampaikan bahwa pelatihan ini penting bagi seluruh divisi UIP3B untuk bisa menghasilkan output cara menyusun strategi dan mengemas konten yang menarik, bagus, dan ciamik. "Dengan pelatihan ini, teman-teman UIP3B diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelaksanaan strategi dan eksekusi konten yang baik sehingga dapat menciptakan citra dan reputasi yang baik bagi perusahaan kita," ungkap Lilia Oktavia dalam sambutannya di Yogyakarta.
Hal ini selaras dengan pemaparan yang disampaikan oleh dua pakar, yakni strategic planner and digital PR Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (RMSC) Muhammad Syahmitirafi bersama Creative Lead Podcast Malam Kliwon, Gilang Ridzky. Keduanya sepakat bahwa strategi dan eksekusi konten yang matang dapat meningkatkan reach audience yang maksimal.
Baca juga: Ini 8 Fitur Whatsapp untuk Jaga Keamanan Akunmu
Muhammad Syahmitirafi mengungkapkan bahwa ada hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun strategi konten, yakni riset yang detail mencangkup seperti brand insight, audience insight, serta trend insight yang berkembang. "Setelah mengetahui ketiga poin itu, dilanjutkan dengan penyusunan grand strategy yang mencangkup objective, target audiens, key message, taktik, serta brand personanya," jelas Muhammad Syahmitirafi yang akrab disapa Rafi dalam keterangan tertulis, Minggu (18/6).
Dalam melakukan eksekusi konten, Rafi mengimbau Humas PLN UIP3B Kalimantan untuk melakukan perencanaan konten dengan template yang detail tentang strategi konten seperti content DNA, content pillar, content proportion, content plan, serta editorial plan. "Perencanaan strategi konten yang spesifik dapat memudahkan eksekusi konten," lanjutnya
Hingga saat ini, masyarakat semakin lekat dengan penggunaan media sosial. Gilang Ridzky menyatakan bahwa riset yang dilakukan mengungkapkan bahwa penggunaan Instagram dan Tiktok sangat mendominasi di khalayak umum. Video yang singkat di Instagram dan TikTok menghasilkan reach-views hingga 2-3 kali lipat dibandingkan konten foto dengan caption panjang. "Vertical video, short-form video content, dan interactive content dapat menarik audiens lebih cepat dibandingkan membuat video dengan durasi panjang," ungkap Gilang.
Gilang mengungkapkan bahwa ada empat ide konten yang akan berhasil menarik simpati audiens, yakni yang menghibur, menginspirasi, meyakinkan, dan mengedukasi. Selanjutnya, tentukan pula jenis video yang akan di-posting di media sosial. "Ada beragam jenis video yang bisa kita ciptakan untuk media sosial, seperti konten jenis storytelling, POV, monolog, podcast, feature/news, tutorial, BTS, QnA, maupun dokumenter. Semua bisa dilakukan dengan teknik penggunaan kamera yang sesuai," imbuhnya.
Dalam pelatihan ini, Gilang berbagi tips mengenai menggunakan kamera untuk menciptakan konten yang baik. "Mari kita buka kamera handphone dan setting kamera menjadi garis-garis atau rule of third. Dalam melakukan fotografi atau videografi, tempatkan point of interest yang akan di shot di salah satu titik tersebut sehingga konten yang dihasilkan lebih simetris," jelas Gilang. Untuk menghasilkan konten yang maksimal, diperlukan perencanaan strategi konten secara detail dan spesifik sehingga pesan lebih cepat tersampaikan dan audiens tertarik dengan konten yang dibuat.
Memulai perjalanannya sebagai kreator konten, Eca Aura kini semakin memantapkan posisinya sebagai penyanyi profesional di bawah naungan label besar.
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar Yuliwanto tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan.
Lipay Xia jatuh hati pada karakter Roronoa Zoro dan Portgas D Ace dalam anime One Piece.
Seri MGX dan URX dirancang untuk memberikan solusi audio yang praktis namun tetap berkualitas tinggi, baik untuk produksi konten, live streaming, maupun kebutuhan profesional lainnya.
Istana merespons adanya dugaan teror terhadap sejumlah kreator konten yang kerap mengkritik program pemerintah.
"Setiap orang punya keunikan dan nggak perlu jadi orang lain untuk merasa pede,”
KEBIJAKAN pembatasan media sosial bagi anak melalui Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 dinilai sebagai langkah penting untuk melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital.
Aksi nyawer pengusaha di Pamekasan saat konser Valen Akbar viral di media sosial. Tradisi hiburan ini menuai pujian sekaligus kritik dari warganet.
Sebagai generasi pertama yang lahir di lingkungan digital sepenuhnya, platform seperti TikTok hingga YouTube telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian mereka.
IDAI mengingatkan bahaya media sosial bagi anak, mulai dari adiksi hingga cyberbullying. Orangtua diminta aktif mendampingi penggunaan digital.
Platform digital yang harus memblokir akun milik anak berusia di bawah 16 tahun, tahap pertama yaitu Youtube, TikTok, Facebook, Instagram, Thread, X (twitter), Bigo Live, dan Roblox.
Generasi Alpha (kelahiran 2010–2025) adalah generasi pertama yang terpapar lingkungan digital sejak lahir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved