Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 200 pemudik diberangkatkan dengan menggunakan kapal laut KM Ciremai dari Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dengan tujuan Makassar, Ambon, dan Sorong, Rabu (12/4).
Sebanyak 200 pemudik itu merupakan peserta rombongan pertama Program ‘Mudik Aman Berkesan’ bersama BUMN dan Pelindo Grup.
Pada tahun ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group memberangkatkan sekitar 600 peserta Program ‘Mudik Aman Berkesan’ menggunakan moda transportasi laut.
Baca juga: Divhumas Polri Gelar Apel Persiapan Mudik Lebaran
Titik keberangkatan tersebar di 4 kota, yakni Tanjung Priok, Jakarta; Batam; Dumai, dan Makassar. Sedangkan kota tujuannya antara lain Makassar, Ambon, Sorong, Belawan, Dumai, Surabaya, Semarang, dan Namlea. Para pemudik tersebut diberangkatkan dengan menggunakan 4 kapal laut.
Program 'Mudik Aman Berkesan' Sangat Membantu
Irwan Harnoto, 27 tahun, salah seorang peserta Program ‘Mudik Aman Berkesan’ mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Irwan yang merupakan warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan ini akan bertolak dari Jakarta dengan tujuan Makassar bersama 3 anggota keluarganya untuk berlebaran di kampung halaman.
Hal serupa juga diungkapkan Musa Tatisina, 53 tahun, warga Cilincing, Jakarta Utara. Musa berangkat menuju Kota Ambon bersama isteri dan lima anaknya.
Baca juga: Presiden Cek Kesiapan Pelabuhan Merak untuk Mudik
“Saya bersyukur sekali dengan adanya program mudik gratis ini. Membantu sekali. Begitu mendengar kabar ada program ‘Mudik Aman Berkesan’ Pelindo Group, saya langsung mendaftar. Ini untuk pertama kalinya saya ikut dalam program mudik gratis,” ujarnya.
Musa mengungkapkan, tidak setiap tahun dia dan keluarganya bisa berlebaran di kampung halaman.
“Harga tiketnya kan lumayan. Dari Jakarta tujuan Ambon, harga tiket kapal laut sekitar Rp. 630 ribu. Kalikan saja 7 orang. Itu baru sekali jalan,” kata Musa.
Pemudik Juga Difasilitasi Kepulangannya
Sementara itu, untuk mudik yang menggunakan moda transportasi bus, Pelindo Group memfasilitasi sekitar 3.650 pemudik ke berbagai kota tujuan di Jawa dan Sumatera.
Mereka tidak hanya difasilitasi keberangkatannya saja, tapi juga kepulangan dari kota tujuan untuk kembali ke Jakarta.
Baca juga: PBNU Apresiasi Polri Siapkan 500 Bus Gratis untuk Mudik Lebaran
“Bagi pemudik yang menggunakan bus, Pelindo Group memfasilitasi sekitar 7,300 kursi bus gratis, untuk mudik dan balik. Rencananya para pemudik yang menggunakan bus akan diberangkatkan secara serentak pada tanggal 17 April 2023, dari Terminal Eks JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Group Head Sekretariat Perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Ali Mulyono, di Jakarta, Rabu (12/4).
Selain itu, Pelindo juga berpartisipasi dalam Program Mudik bersama BUMN tahun ini yang mengusung tema ‘Mudik Dinanti, Mudik di Hati Bersama BUMN 2023’. Program Mudik bersama BUMN ini menggunakan ratusan kendaraan bus. Sebanyak 82 BUMN ambil bagian dalam program ini.
Rencananya, sebanyak 50 ribu pemudik akan diberangkatkan bersamaan menggunakan bus dari Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, ke berbagai kota tujuan di Jawa dan Sumatera, Selasa pekan depan (18/4). (RO/S-4)
Pramono Anung menyebut, Pemprov DKI Jakarta menyediakan fasilitas mudik gratis bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman.
Jangan sampai ketinggalan! Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 Kloter 3 segera dibuka. Cek syarat, link pendaftaran, dan jadwal di sini.
Warga melakukan pendaftaran program mudik gratis di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat.
Kemenhub buka pendaftaran mudik gratis 2026 mulai 1 Maret. Cek syarat, cara daftar online di nusantara.kemenhub.go.id, dan daftar 34 kota tujuan bus di sini!
Pemprov DKI Jakart Verifikasi Data Peserta Mudik Gratis
Untuk pendaftaran mudik gratis tersebut telah dibuka mulai 24 Februari 2026 hingga 6 Maret 2026 di JPO Asia Afrika.
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Peningkatan volume petikemas ini dipicu oleh pertumbuhan signifikan di sejumlah wilayah operasi utama.
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Plt. Direktur Utama CTP, Erwan Dwi Winanto, mengungkapkan pihaknya tengah fokus pada upaya integrasi tarif dengan ruas tol lain di Jakarta guna meningkatkan daya saing biaya angkut.
Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban warga yang aktivitas harian dan mobilitasnya terganggu akibat banjir.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved