Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Raharja secara resmi melepas keberangkatan 23.500 pemudik dalam rangkaian Program Mudik Gratis BUMN 2026. Prosesi pelepasan (flag off) yang dipusatkan di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Selasa (17/3), menjadi bagian dari upaya menekan angka penggunaan sepeda motor selama arus mudik Lebaran. Tahun ini, Jasa Raharja memfasilitasi ribuan pemudik melalui dua moda transportasi utama, yakni bus dan kereta api.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan untuk menjamin perjalanan yang lebih aman dan tertib bagi masyarakat.
“Program Mudik Gratis Jasa Raharja adalah bentuk kepedulian bagi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga. Kami ingin memastikan perjalanan mereka lebih aman, nyaman, dan tertib,” ujar Awaluddin melalui keterangannya, Rabu (18/3).
Dari total peserta, Jasa Raharja mengerahkan 136 armada bus yang mengangkut 5.640 penumpang. Menariknya, tersedia layanan inklusif berupa bus khusus bagi penyandang disabilitas guna memastikan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, untuk moda kereta api, Jasa Raharja memfasilitasi 17.500 penumpang melalui 37 rangkaian kereta yang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen pada 16–17 Maret 2026. Tak hanya di Jakarta, Jasa Raharja juga menyediakan bus bagi 3.599 pemudik di berbagai provinsi, mulai dari Aceh, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang hadir dalam prosesi tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif BUMN. Menurutnya, program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara selalu hadir memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat.
“Pemerintah berterima kasih kepada BUMN karena ini tentu akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor,” kata AHY.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menegaskan bahwa program ini adalah wujud gotong royong lintas sektor.
"Kami ingin memastikan masyarakat dapat mudik dengan selamat sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran," jelas Dony. (E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved