Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Kapolri Lepas 4.009 Pemudik Program Polri Presisi, Jasa Raharja Pastikan Perlindungan Dasar

Rahmatul Fajri
20/3/2026 10:50
Kapolri Lepas 4.009 Pemudik Program Polri Presisi, Jasa Raharja Pastikan Perlindungan Dasar
Pelepasan Mudik Gratis Polri Presisi 2026.(Dok Polri)

KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melepas keberangkatan 4.009 peserta program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3). Kegiatan ini menjadi simbol sinergi lintas sektoral antara Kepolisian, kementerian terkait, dan BUMN dalam menghadirkan mudik yang aman dan sehat.

Tahun ini, Polri menyiagakan 81 armada bus untuk mengantarkan pemudik ke berbagai kota tujuan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kapolri menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama, seluruh pengemudi wajib menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan ketat sebelum berangkat.

“Sebelum diberangkatkan, kita melakukan SOP untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat. Pengecekan mulai dari tes urin, tes alkohol, hingga tes penggunaan obat-obatan yang membahayakan. Tadi Pak Menkes juga langsung menyaksikan prosesnya,” ujar Listyo di lokasi pelepasan.

Pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta jajaran petinggi Polri dan perwakilan BUMN.

Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi menyatakan bahwa dukungan Jasa Raharja dalam program ini merupakan wujud nyata mandat negara dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja berkomitmen mengawal keselamatan transportasi selama periode Lebaran.

"Sinergi antara Polri, kementerian, dan BUMN menjadi kunci untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman. Koordinasi yang kuat antarinstansi sangat dibutuhkan mengingat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi,” kata Ariyandi.

Lebih lanjut, Ariyandi menjelaskan bahwa Jasa Raharja terus memperkuat koordinasi teknis guna memastikan sistem perlindungan asuransi kecelakaan berjalan optimal dan responsif selama arus mudik dan balik.

“Prinsip kami adalah memberikan pelayanan yang responsif dan melayani sepenuh hati, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat di setiap jalur mudik,” tambahnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik