Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK lanjut usia (lansia) sangat disarankan untuk berolahraga rutin. Selain menjaga kesehatan tubuh, lansia yang berolahraga secara rutin juga dapat merasakan manfaat lain, yakni kualitas hidup lebih baik dan hati yang lebih bahagia.
Kurang bergerak atau jarang berolahraga dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan pada orang yang berusia lanjut, misalnya nyeri sendi dan otot, tekanan darah tinggi, pikun/demensia, hingga diabetes.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Sport Medicine, Injury & Recovery Center RS Pondok Indah Bintaro Jaya, dr Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO mengatakan selama berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang dapat meningkatkan mood, dan membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. "Hormon ini dapat mengurangi rasa sakit dan memberikan energi positif, yang berujung pada hati lebih bahagia," kata dia beberapa waktu lalu.
Baca juga: DPR Minta Seluruh Pihak Waspada Bencana
Baca juga: ACC dan Universitas Sam Ratulangi Jalin Kerja Sama Pendidikan
Selain membuat hati lebih bahagia, lansia yang rutin berolahraga juga dapat merasakan berbagai manfaat pada kesehatan tubuh, antara lain memperkuat otot dan sendi, melancarkan peredaran darah, membantu mengendalikan penyakit komorbid yang sudah diderita seperti penyakit jantung, diabetes melitus, hiperlipidemia, dan hipertensi.
Olahraga juga memperlambat keparahan sindrom geriatri, menjaga kesehatan dan fungsi otak sekaligus menurunkan risiko gangguan pada otak seperti demensia, mengurangi stres dan risiko gangguan mental seperti depresi, dan membantu mencegah obesitas.
Sama seperti kaum usia produktif, lansia disarankan untuk tetap aktif bergerak dan rutin berolahraga setidaknya 150 menit per minggu atau minimal 30 menit setiap harinya. "Namun, meskipun tetap boleh melakukan olahraga favorit semasa muda, ada beberapa rambu-rambu yang perlu diperhatikan ketika lansia mau memulai berolahraga," ujarnya.
Hal yang perlu diperhatikan yakni berkonsultasi kondisi kesehatan dengan dokter yang merawat lansia sebelum memutuskan untuk mulai berolahraga. Hal ini untuk memastikan kembali bagaimana porsi olahraga yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing lansia.
"Para lansia yang sudah lama tidak berolahraga sebaiknya memulai olahraga perlahan dengan latihan yang ringan dan konstan," katanya.
Selalu lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan sesudahnya. Lakukan olahraga ketika tubuh benar-benar bugar. (H-3)
Dinas Sosial DKI Jakarta sangat mengapresiasi kegiatan ini demi meningkatkan kualitas hidup lansia.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Rekomendasi 7 sepatu Nike tanpa tali yang nyaman dan aman untuk lansia. Mudah dipakai tanpa membungkuk, fokus stabilitas dan kenyamanan kaki.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Samuji (72) tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Puluhan tahun mengandalkan kekuatan betis untuk memutar roda demi mengais rezeki, kini ia bisa bernapas lebih panjang.
Menurut Diana Dewi, olahraga masyarakat bukan hanya soal gerak badan, tapi juga ruang jeda bagi warga untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Seluruh program, mulai dari pola latihan hingga perencanaan nutrisi, dirancang secara spesifik berdasarkan kondisi anatomi dan target personal masing-masing individu.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Rybakina akan menghadapi Iga Swiatek atau pemain kualifikasi asal Australi, Maddison Inglis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved