Minggu 06 November 2022, 08:45 WIB

Kenali Gejala Awal Stroke dengan SEGERA

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Kenali Gejala Awal Stroke dengan SEGERA

P2PTM Kemenkes RI
Infografis gejala Stroke

 

MENGENALI gejala awal stroke dengan melihat tanda dari SEnyuman, GErakan, dan bicaRA atau SEGERA penting untuk menolong penderita mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Dalam webinar untuk memperingati ulang tahun ke-103 Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), dikutip Minggu (6/11), dokter spesialis penyakit dalam Mohammad Kurniawan menjelaskan cara mengenai gejala awal stroke dengan SEGERA.

"SE-nya senyuman, saat tersenyum dia mulutnya mencong, ada satu sisi wajah yang tidak terbentuk lekukan. Kemudian GE adalah gerakan yang terganggu, satu sisi lebih lemah. Selanjutnya RA adalah gangguan bicara, bisa bicara jadi cadel atau pelo, pasien enggak ngerti pembicaraannya atau bisa jadi tidak lancar atau tidak nyambung," papar Kurniawan.

Baca juga: Terapkan Perilaku Hidup Sehat Bisa Bantu Mencegah Stroke

"Jika salah satu gejala tersebut kita temukan, segera bawa ke rumah sakit untuk bisa ditangani lebih lanjut," kata dokter yang bertugas di RSCM itu.

Apabila menjumpai pasien dengan gejala SEGERA seperti senyum mencong dan gerakan separuh badan yang lemah, ia mengatakan, penting untuk tidak memberikan apapun melalui mulut karena bisa menyebabkan pasien tersedak dan mengalami henti nafas.

"Karena bisa jadi kelumpuhan syarafnya mengenai syaraf menelan, jadi kalau kita berikan makanan atau minuman pasien bisa tersedak, makanan atau minuman bisa masuk ke paru-paru bisa mengakibatkan henti nafas atau minimal bisa mengakibatkan pneumonia atau infeksi di paru," katanya.

Kurniawan mengemukakan stroke adalah penyebab kematian kedua di dunia setelah penyakit jantung dan penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

Namun, menurut dia, penanganan yang cepat dapat menyelamatkan penderita stroke dari ancaman kematian atau kecacatan.

"Karena itu penting sekali untuk kita tahu apa itu gejala stroke, tujuannya adalah agar kita bisa menyelamatkan siapapun yang terkena serangan stroke baik itu teman, saudara, atau siapapun yang kita jumpai," katanya.

Selain mengenali gejala dengan SEGERA, Kurniawan mengatakan, orang awam bisa memberikan pertolongan dengan segera mengontak ambulans apabila mendapati seseorang kesulitan bernafas atau mengalami gangguan kesadaran.

"Prinsipnya segera dibawa ke rumah sakit, itu saja. Kalau seandainya terdapat masalah, kita sebaiknya mengontak ambulans agar pasiennya dibawa dengan ambulans, dipasang oksigen, kemudian dipasang infus," katanya.

Dia juga mengemukakan pentingnya informasi mengenai rumah sakit yang memiliki dokter spesialis saraf dan layanan pemeriksaan menggunakan CT Scan dalam membantu penderita stroke.

"Saya kira lebih dari 50% rumah sakit di Jakarta punya CT Scan dan rumah sakit yang besar-besar itu letaknya tidak berjauhan, jadi segera arahkan pasien atau siapapun yang kita curiga terkena stroke untuk dibawa ke rumah sakit yang memiliki fasilitas CT Scan dan spesialis saraf," katanya.

Ia menjelaskan pula lebih dari 80% kasus stroke terjadi karena adanya sumbatan pembuluh darah sehingga obat ideal yang bisa diberikan adalah obat penghancur sumbatan atau trombolisis.

Menurut dia, obat tersebut harus diberikan dalam waktu kurang dari 4,5 jam sejak pasien mengalami gejala stroke.

"Pemberian trombolisis ini punya golden time atau waktu emas, dia harus diberikan dalam dalam waktu kurang dari 4,5 jam sejak pasien memiliki atau mendapatkan gejala stroke," katanya.

"Jadi, kita harus berkejaran dengan waktu karena setiap menit sangat berharga, jika terlambat akan berbahaya bagi pasien karena bisa menyebabkan pendarahan pada otak," pungkas Kurniawan. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ANTARA/ ILUSTRASI/Aribowo Sucipto

Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas Guguran

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 04 Desember 2022, 11:50 WIB
Berdasarkan pantauan CCTV Semeru, fenomena APG terus berlangsung hingga pagi ini pukul 07.42 WIB dengan jarak luncur bervariasi antara 5...
ANTARA / JAFKHAIRI

Dianggap Melanggar UU, KLHK Larang Peneliti Asal Inggris Lakukan Penelitian di RI

👤 Atalya Puspa 🕔Minggu 04 Desember 2022, 11:10 WIB
KLHK sangat mendukung kegiatan penelitian berbasis sains, namun akan bersikap tegas terhadap para peneliti asing yang tidak taat...
MI/ERIEZ M RIAL

Unisba Berada di Peringkat Atas Universitas Terbaik di Kota Bandung

👤Bayu Anggoro 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 22:50 WIB
EduRank menempatkan Unisba sebagai universitas peringkat 4 terbaik di Kota...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya